ASPEK INFORMASI TATA NIAGA PERBENIHANDI KALIMANTAN SELATAN DAN KALIMANTAN TIMUR
ABSTRAK
Upaya merehabilitasi kawasan hutan dan lahan memerlukan pasokan benih berkualitas dalam jumlah yang memadai, yang disediakan oleh para produsen dan pedagang dalam kegiatan tataniaga perbenihan. Namun distribusi manfaat antar pelaku tataniaga perbenihan di Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan ternyata belum seimbang antara lain karena terjadi ketidakseimbangan informasi (asymmetric information) yang diperoleh para pelaku tataniaga. Aspek informasi yang diperlukan oleh para pengusaha benih/bibit, sumber- sumber informasi yang berlaku serta saran perbaikan sistem distribusi informasi di masa depan. Informasi yang diperlukan adalah infomasi kebijakan, teknologi perbenihan, dan infomasi pasar, yang meliputi informasi mengenai waktu tender pengadaan bibit, jenis bibit, harga, kuantitas permintaan, serta keterangan mengenai jumlah dan jenis bibit yang tersedia di pasaran. Oleh karena itu kepada para pengusaha perbenihan, disarankan agar membentuk forum komunikasi perbenihan di tingkat propinsi sebagai wahana tukar menukar informasi teknologi, ketersediaan benih dan atau bibit, serta informasi pasar. Karena tugas penerbitan sertifikasi, pembinaan dan pengawasan didesentralisasikan, BPTH lebih memfokuskan diri pada pengelolaan informasi perbenihan, serta melakukan fasilitasi dan pembinaan forum komunikasi perbenihan bersama dengan Dinas Kehutanan.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain