Konservasi genetik cendana berbasis partisipasimasyarakat di desa nusa kabupaten timor tengah selatan(genetic conservation of sandalwood based on community participationin nusa vilage timor tengah selatan district )
Cendana (Santalum album Linn.) merupakan jenis tanaman yang memiliki keunggulan dan
kontribusi bagi Nusa Tenggara Timur. Cendana merupakan komoditas penting bagi Nusa Tenggara
Timur, namun kelestariannya saat ini sudah terancam sebagai akibat kesalahan model pengelolaan dan
rendahnya keberhasilan regenerasi di alam. Untuk menghindari terjadinya bencana degradasi genetik
atau bahkan punahnya jenis tersebut maka penting dilakukan tindakan konservasi genetik jenis
tersebut. Model partisipasi masyarakat dalam upaya konservasi genetik cendana telah diujicobakan di
Kabupaten Timor Tengah Utara Provinsi Nusa Tenggara Timur. Penelitian ini bertujuan untuk
melakukan analisis keberhasilan dan pertumbuhan cendana model partisipasi masyarakat dalam
strategi konservasi genetik cendana di Nusa Tenggara Timur. Hasil analisis menunjukkan persen hidup
tanaman untuk tujuan konservasi genetik cendana umur 1 tahun dengan model partisipasi masyarakat
adalah sebesar 100% jika ditanam pada lahan pekarangan; 90,74% jika ditanam pada lahan kosong; dan
64,58% jika ditanam pada lahan dengan naungan terlalu rapat. Perlakuan terhadap 5 kelompok tani
yang digunakan sebagai sampel tidak menunjukkan perbedaan nyata pada keberhasilan penanaman di
lapangan, yang ditunjukkan dengan persen hidup tanaman yang hampir sama. Sementara itu hasil
analisis varian terhadap sifat pertumbuhan menunjukkan rerata tinggi dan diameter yang tidak berbeda nyata antar perlakuan model penanaman. Rerata tinggi dan diameter masing-masing perlakuan
masing-masing perlakuan naungan adalah sebesar 30,13 cm dan 2,97 mm jika ditanam pada lahan
pekarangan; 31,49 cm dan 3,25 mm jika ditanam pada lahan kosong; dan 29,63 cm dan 3,05 mm jika
ditanam pada lahan dengan naungan rapat.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain