IDENTIFIKASI KERENTANAN SOSIAL EKONOMI KELEMBAGAAN SEBAGAI DASAR PERENCANAAN SUB DAERAH ALIRAN SUNGAI PROGO HULU1
ABSTRAK
Daerah aliran sungai (DAS) merupakan suatu ekosistem dimana terjadi interaksi antara komponen-komponen alam dan manusia secara kompleks. Oleh karena itu DAS menjadi demikian penting untuk dikelola agar bisa memberikan manfaat kepada semua pihak yang mendiami wilayah tersebut. Pengelolaan DAS bukan semata mengelola sumber daya alam, namun lebih kepada mengelola aktivitas manusia karena hal ini akan berdampak pada kelestarian sumber daya alam yang tersedia. Rencana pengelolaan DAS perlu mempertimbangkan pentingnya mengontrol aktivitas manusia sehingga harus memperhatikan aspek sosial, ekonomi, kelembagaan masyarakat setempat untuk menghindari munculnya konflik kepentingan antar stakeholder. Makalah ini bertujuan membahas pentingnya mengidentifikasi kondisi kerentanan sosial, ekonomi kelembagaan setempat untuk proses perencanaan pengelolaan DAS. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode kualitatif untuk menganalisis data kuantitatif yang diperoleh dari perhitungan menggunakan metode Sidik Cepat Degradasi DAS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyumbang kerentanan sosial ekonomi sub DAS Progo hulu adalah masyarakat di bagian hulu yang mengembangkan pertanian di lahan tegal. Kelembagaan ditingkat desa maupun kabupaten dan pusat kurang bisa menjalankan peran dalam menjaga kualitas DAS yang baik karena peran pada kegiatan konservasi di hulu sangat rendah. Oleh karena itu alternatif memperbaiki DAS terletak pada perencanaan terutama aspek kelembagaannya.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain