HABITAT DAN SEBARAN RUSA SAMBAR (Rusa unicolor) DI KALIMANTAN TIMUR
ABSTRAK
Rusa unicolor adalah salah satu jenis herbivora yang dilindungi dan kini keberadaanya semakin berkurang dikarenakan perburuan dan kerusakan habitat. Prosentase penyebaran populasi di Kalimantan Timur terdapat di kawasan Hutan Lindung Sungai Wain (HLSW) di tiga lokasi yang berbeda adalah 48% pada tipe habitat hutan primer campuran sekunder, 39% tipe hutan primer dan 13% tipe sekunder. Penyebaran rusa sambar di HLSW terdapat pada ketinggian antara 18,28m – 91,13m. Tipe habitat Rusa Sambar di HLSW adalah hutan primer campuran dan tercatat terdapat 63 jenis tumbuhan pakan rusa. Tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai pakan adalah famili Leguminoceae 43%, Euphorbiaceae (10%), Lauraceae (9%) Meliaceae (7%). Rusa di Sangkulirang sangat jarang ditemui dikarenakan aktivitas masyarakat seperti berladang, berburu dan menebang pohon. Adanya perusahaan sawit yang intensif disekitar kawasan mengakibatkan rusa sambar semakin jauh masuk kedalam hutan, Di habitat hutan Sangkulirang terdapat 25 jenis tumbuhan pakan rusa antara lain famili Annonaceae 8%, Rutaceae, Cyperaceae dan Dileniaceae 8%, Euphorbiaceae 13%, Leaceae 16%, Leguminoceae 9%, Moraceae 8%, Rubiaceae 5% dan Schicaeae 8%. Habitat rusa sambar di Tane Olen kab. Malinau berbukit-bukit dengan ketinggian antara 100 – 700 m dpl. Rusa sambar mempunyai sifat alami untuk mencari mineral pada mata air yang mengandung mineral tinggi. Perburuan yang dilakukan oleh masyarakat setempat menyebabkan rusa sambar sangat sulit untuk ditemui. Dari lima kamera yang dipasang pada lokasi yang berbeda, terdapat 2 ekor rusa sambar, 1 ekor babi hutan,
1 ekor pelanduk dan aktifitas perburuan oleh masyarakat lokal.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain