Persepsi dan sikap masyarakat terhadap konservasiekosistem mangrove di pulau Tanakeke Sulawesi Selatan(perception and attitude of community towards mangrove ecosystem conservation atTanakeke Island - South sulawesi)
Persepsi dan sikap masyarakat terhadap konservasi mangrove sangat menentukan keberhasilan kegiatan
rehabilitasi mangrove. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat persepsi dan sikap masyarakat terhadap
konservasi ekosistem mangrove di Pulau Tanakeke. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi lapangan,
wawancara, kuesioner dan studi pustaka. Jumlah responden secara keseluruhan adalah 124 orang yang tersebar
secara proporsional sesuai dengan jumlah keluarga pada masing-masing desa. Tingkat persepsi dan sikap diperoleh
dengan menggunakan teknik skoring dan faktor-faktor yang mempengarui tingkat persepsi dan sikap dianalisis
dengan menggunakan analisis statistik regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan masyarakat Pulau
Tanakeke memiliki persepsi bahwa hutan mangrove dapat memberikan berbagai manfaat bagi kehidupannya, baik
secara ekologi maupun ekonomi. Secara umum tingkat persepsi masyarakat Pulau Tanakeke terhadap konservasi
mangrove termasuk dalam kategori sedang yaitu 41,1%, kategori rendah 40,3% dan kategori tinggi 18,5%. Tingkat
sikap masyarakat didominasi tingkat rendah dengan 65,3%, tingkat sedang 25,8% dan tingkat tinggi 8,9%.
Terdapat tiga variabel independen yang berpengaruh signifikan terhadap tingkat persepsi masyarakat terhadap
konservasi mangrove, yaitu tempat tinggal responden, tingkat pendidikan dan keikutsertaan responden dalam
kegiatan rehabilitasi mangrove. Terdapat satu faktor independen yang berpengaruh signifikan terhadap tingkat
sikap masyarakat, yaitu keikutsertaan pada kegiatan rehabilitasi mangrove.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain