Kualitas dempul organik dari serbuk kayu jati dan sirlak(Quality of organic wood putty from teak wood powder and shellac)
Produk dempul kayu komersial yang tersedia di pasar dewasa ini umumnya menggunakan bahan
dengan pelarut mineral, seperti epoksi dan lateks. Bahan dempul ini dapat memberikan kualitas fisis,
mekanis, dan kimia yang baik, namun bahan ini melepas banyak polutan yang berbahaya bagi kesehatan.
Tulisan ini mempelajari penggunaan bahan alternatif berupa serbuk halus kayu jati yang dicampur
dengan sirlak dan tepung dempul dalam beberapa komposisi untuk produksi dempul organik. Performa
bahan dempul alternatif diuji secara fisis, mekanis, dan kimia pada kayu tusam dan karet, serta
dibandingkan dengan performa penggunaan bahan dempul komersial, yaitu epoksi (DK1) dan
piroksilin (DK2). Contoh uji kedua jenis kayu dilabur dengan larutan dempul kemudian dikeringkan.
Perubahan berat dan dimensi contoh uji akibat laburan ditentukan pada kondisi basah dan kering.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertambahan berat dan perubahan dimensi akibat rendaman
beragam menurut jenis kayu, orientasi pola pemotongan papan, dan jenis bahan finishing yang
digunakan. Contoh kayu tusam mengalami perubahan berat dan dimensi lebih besar daripada kayu
karet. Semua formula dempul organik mampu melindungi kayu dari intrusi air, namun tidak sebaik
kelompok dempul komersial DK1 dan DK2. Formula dempul serbuk jati dan sirlak memiliki daya tahan
terhadap larutan kimia dan ketahanan gores lebih rendah daripada dempul komersial.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain