Text
Burung dan Kelelawar di Lahan Bekas Tambang Batubara: penyebar biji aktif dalam proses regenerasi alami di lahan reklamasi bekas tambang batubara
Prinsip atau mekanisme kerja bersinergi dengan alam adalah bagaimana mensinergikan usaha-usaha perbaikan dan pemulihan suatu ekosistem dilakukan oleh manusia dengan kekuatan alam. Upaya reklamasi tambang batubara dipengaruhi beberapa faktor antara lain kesuburan tanah, jenis tanaman, teknik penanaman, pemeliharaan dan keseriusan dalam melaksanakannya. Pengembalian kondisi hutan di lahan bekas tambang batubara idealnya dapat berlangsung melalui suksesi alami. keberhasilannya ditunjukkan dengan hijaunya areal yang semula gersang oleh berbagai jenis tumbuhan. Keberadaan tumbuhan dan satwa liar mempunyai hubungan timbal balik yang erat satu dengan yang lainnya dimana tumbuhan menyediakan habitat dan sumber pakan bagi satwa liar dan satwa liar berperan mempercepat terjadinya suksesi dengan menyebarkan biji-bijian dan membantu dalam penyerbukan tanaman. Burung dan kelelawar adalah satwa liar yang dikenal efektif dalam melakukan pemencaran biji dan membantu penyerbukan tanaman. Dengan diketahuinya jenis-jenis burung dan kelelawar yang menjadi penyebar biji aktif dalam proses regenerasi alami ini diharapkan ada perlakuan yang tepat terhadap keberadaaan populasi burung dan kelelawar sehingga proses reklamasi tambang akan menjadi lebih cepat dan lebih murah. Hasil pengamatan di PT. Singlurus Pratama pada lahan reklamasi bekas tambang batubara berumur 1 s.d. 4 tahun ditemukan 22 jenis burung dan 18 marga dan 17 suku burung pemakan biji dan serangga.
Kata kunci: burung, kelelawar, bersinergi dengan alam, reklamasi, suksesi alami, satwa liar
| 14211016252 | 630*148.2+149.4 ISH b | Perpustakaan "R.I. Ardi Koesoema" | Tersedia |
| 14211016253 | 630*148.2+149.4 ISH b | Perpustakaan "R.I. Ardi Koesoema" | Tersedia |
| 14211016254 | 630*148.2+149.4 ISH b | Perpustakaan "R.I. Ardi Koesoema" | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain