Text
Kondisi dan Permasalahan Habitat Bekantan (Nasalis Larvatus Wurmb) di Hutan Mangrove Taman Nasional Kutai dan Implikasinya Terhadap Upaya Restorasi
ABSTRAK
Penelitian bertujuan untuk memberikan informasi mengenai kondisi dan permasalahan habitat bekantan di TNK berikut gambaran aktivitas pengusahaan tambak oleh masyarakat sekitar yang menjadi ancaman bagi kelestarian habitat bekantan. Penelitian merupakan jenis penelitian kualitatif. Pengumpulan data terdiri dari pengumpulan data primer melalui wawancara dan sekunder melalui penelusuran pustaka. Luas hutan mangrove TNK yang telah berubah menjadi tambak adalah 844,37 ha. Petani tambak yang tinggak di sekitar hutan mangrove TNK adalah pendatang dari Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Pengusahaan tambak oleh masyarakat masih dilakukan secara manual, walaupun beberapa di antaranya sudah menggunakan alat berat seperti beckho loader. Karena tambak sudah tidak berproduksi optimal, banyak di antaranya yang sudah ditinggalkan. Upaya restorasi tambak menemui beberapa kendala karena tambak yang sudah tidak aktif bukan berarti ditinggalkan selamanya, status kepemilikan tambak yang sebagian besar bukan milik pribadi, dan konflik ruang dan sumber daya alam dalam kawasan TNK.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain