FAKTOR-FAKTOR PEMBATAS YANG MEMPENGARUHI PENGEMBANGAN HUTAN RAKYAT KAYU BAWANG (Dysoxylum Molissimum BL) DI PROVINSI BENGKULU
ABSTRAK
Hutan rakyat kayu bawang merupakan model hutan rakyat yang berkembang di Kabupaten Bengkulu Utara dan Bengkulu Tengah. Kayu bawang (Dysoxylum Molissimum BL) merupakan jenis lokal setempat yang telah teruji kualitas dan keawetannya dimana kayunya memiliki nilai ekonomi tinggi dan berkontribusi nyata terhadap pendapatan rumah tangga petani. Keberhasilan hutan rakyat kayu bawang di Kabupaten Bengkulu Utara dan Bengkulu Tengah menyebabkan hutan rakyat kayu bawang mulai dikembangkan di daerah-daerah sekitarnya namun dalam tingkat pengembangan yang berbeda-beda. Oleh karena itu, perlu adanya penelitian untuk mengkaji faktor-faktor apa saja yang menjadi pembatas dalam pengembangan hutan rakyat kayu bawang di luar wilayah aslinya. Penelitian merupakan kegiatan survey dengan menggunakan metode dasar deskriptif menggunakan kuesioner terstruktur dan wawancara mendalam (indepth interview) sebagai alat bantu pengumpulan data. Data primer dan sekunder dianalisis dengan menggunakan analisis sosial. Hasil Penelitian mengungkapkan tingkat penerimaan masyarakat terhadap pengembangan hutan rakyat kayu bawang tergolong baik dimana masyarakat menyadari selain bermanfaat secara ekonomi kayu bawang juga bermanfaat secara ekologi. Faktor yang membatasi pengembangan hutan rakyat kayu bawang di masyarakat lebih kepada faktor eksternal masyarakat seperti kesesuaian lahan, keterbatasan bibit dan kurangnya peran serta pemerintah.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain