POTENSI PRODUKSI GETAH PINUS (Pinus merkusii Jungh et de Vriese) DI KHDTK BENAKAT, SUMATERA SELATAN
ABSTRAK
Pinus merkusii merupakan tanaman asli dari Indonesia yang mempunyai nilai ekonomis tinggi karena mempunyai hasil ganda berupa kayu dan non kayu (getah). KHDTK Benakat Sumatera Selatan sebagai kawasan hutan penelitian yang dikelola oleh Kementerian Kehutanan mempunyai tegakan pinus seluas 35 Ha dengan karakteristik yang spesifik karena berada pada daerah dataran rendah (130 m dpl), dimana biasanya pinus ditanam pada daerah dataran tinggi. Penelitian bertujuan untuk mengetahui produksi getah pinus di KHDTK Benakat. Tanaman yang diamati berumur 28 tahun (tahun tanam 1980/1981), penyadapan dilakukan
dengan pengeboran berdiameter 1,22 cm, kedalaman 3 cm, kemiringan 30o-45o.Waktu
pengambilan getah dilakukan pada periode 3 hari, 5 hari dan 7 hari, masing-masing periode pengambilan getah diulang sebanyak 15 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi getah (gr/phn) semakin meningkat dengan semakin lamanya waktu pengambilan getah, namun produksi getah harian pada semua waktu pengambilan getah tidak berbeda. Aplikasi pengambilan getah efektif dan waktu pembaharuan luka adalah 7 hari sekali. Produksi getah pinus harian di KHDTK Benakat adalah 5,37-8,19 gr/pohon/hari.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain