Model Peningkatan Partisipasi Petani Sekitar Hutan Dalam Pengelolaan Hutan Kemiri Rakyat : Kasus Pengelolaan Hutan Kemiri Kawasan Pegunungan Bulusaraung Kabupaten Maros Provinsi Sulawesi Selatan (The Model for Increasing Farmers Living Around the Forest P
armers living around the candlenut forest in Maros District have been participating in planting , managing and utilizing that forest since 1826. The existence of candlenut forest, today, is a successful evidence of farmers participation. However, the quality of candlenut forest is declining. That condition cause many bad impacts to environment. This phenomena is presumed that farmers participation is decreasing. This research intended to formulate an effective model to increase farmers participation in managing and utilizing candlenut forest. The data were collected on January-Maret 2010 in Maros District, South Sulawesi Province using some methods: questionnare list, interview, observation, and documents. The data were analyzed using descriptive statistics, and inferensial statistics based on SEM using LISREL 8.70 software programming.The conclusion of the study is the level of farmers participation in managing and utilizing candlenut forest is low. The factors influence farmers participation are farmers motivation and ability. The research proposes an effective model to increase farmers participation in managing and utilizing candlenut forest by increasing four critical aspects. Those critical aspect are: (1) intensity of forestry extention agent roles, (2) farmers ability, (3) farmers motivation, and (4) opportunity for people to participate. = Petani sekitar hutan kemiri di Kabupaten Maros telah berpartisipasi dalam menanam, mengelola dan memanfaatkan hutan tersebut sejak tahun 1826. Keberadaan hutan kemiri saat ini merupakan bukti keberhasilan partisipasi petani. Namun demikian, pada saat ini hutan kemiri sedang mengalami penurunan kualitas. Kondisi ini berdampak buruk bagi lingkungan sekitarnya. Fenomena ini diduga karena tingkat partisipasi petani menurun. Penelitian ini bertujuan merumuskan model efektif dalam upaya meningkatkan partisipasi petani dalam pengelolaan dan pemanfaatan hutan. Pengumpulan data dilakukan pada Januari sampai Maret 2010, dengan menggunakan metode: kuesioner, wawancara dan observasi, serta dokumen dari instansi terkait. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial berdasarkan SEM menggunakan piranti lunak LISREL 8.70. Kesimpulan penelitian adalah: tingkat partisipasi petani tergolong rendah. Faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi petani adalah motivasi dan kemampuan petani. Hasil penelitian mengusulkan model efektif peningkatan partisipasi petani dengan meningkakan empat aspek yaitu: (1) intensitas peran penyuluh kehutanan, (2) kemampuan petani, (2) motivasi petani, (3) ketersediaan peluang untuk berpartisipasi.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain