DETEKSI SEBARAN HUTAN RAKYAT JENIS BAMBANG LANANG (Michelia champaca) DENGAN MENGGUNAKAN REMOTE SENSING DAN GIS
ABSTRAK
Dalam pengusahaan hutan tanaman, data luas areal dan potensi hutan sangat penting dan mutlak untuk diketahui karena informasi tersebut merupakan salah satu faktor penentu tercapainya azas kelestarian, baik kelestarian usaha maupun kelestarian sumberdaya hutan. Ketersediaan pedoman atau petunjuk teknis inventarisasi hutan tanaman yang applicable sangat diperlukan untuk membantu para pengelola hutan dalam mendapatkan informasi luas areal dan potensi tegakan yang diperlukan dalam pengambilan keputusan, sehingga rencana pengelolaan dapat disusun secara rasional, tepat, dengan hasil optimal dan lestari. Dengan berkembangnya teknologi remote sensing (penginderaan jauh) dan Sistem Informasi Geografis (SIG), maka inventarisasi hutan dapat dilakukan dengan lebih efisien, karena dapat menjangkau areal-areal yang sulit dijangkau tanpa harus mendatanginya. Kegiatan ini bertujuan untuk mendapatkan sebaran hutan rakyat jenis Bambang lanang yang ada di Kota pagar Alam, Provinsi Sumatera Selatan. Metode klasifikasi citra yang digunakan adalah metode klasifikasi maximum likelihood dan dilakukan dengan berbantuan (supervised classification). Hasil klasifikasi citra menghasilkan 10 kelas penutupan lahan (land cover). Sebaran hutan rakyat bambang lanang di Kota Pagar Alam banyak terdapat di bagian utara sampai ke tengah Kota Pagar Alam, karena di sebelah selatan masih banyak didominasi hutan alam. Luas kebun campuran bambang lanang 4.978,95 ha (7,9%) dari luas total Kota Pagar Alam (63.389,83 ha), sehingga masih banyak lahan yang dapat dibangun hutan rakyat jenis bambang lanang.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain