PENGARUH PEMAKAIAN MULSA ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN HUTAN CAMPURAN SENGON ( (L) Nielsen),Falcataria molucana Peronema canescens Khaya antotechaSUNGKAI ( Jack.) DAN MAHONI AFRIKA ( ) DI CIAMIS, JAWA BARATThe Impact of Organic Mulches use on the Growth of
Falcataria mollucana Peronema canescens Khaya anthotecaPlantingtreesinmixedplantationisoneofcommunityforestspecialcharacteristics.Thisplantingpatternhas advantages ecologically and economically. The objective of this research is to know the growth of trees grown in mixed plantation and to study the impact of using mulches on the growth of tree species. The design used is split plot design. The main plots are three species namely A1: sengon (L) Niels ; A2 = sungkai Jack and A3: African mahogany The subplot is weed control techniques, namely B1 : black and silver plastic mulch (known as mulsa plastic perak hitam, mpph) sizing 60 x 60 cm, B2: organic (leaves) mulch and B3: control. There are nine combination treatment, each treatment consisted of three replications and each replication consisted of 20 trees so the total number amounted to 540 trees. The results showed from the three highest to the lowest of height growth and diameter parameter: sengon+organic mulch (188.3 cm; 2.58 cm), sengon+without mulch (182.29 cm; 2.35 cm) and sengon+plasctic mulch (159.3 cm; 2.30 cm). Some advantages of organic mulches may suppress the weed due to unpenetrated by sunlight, functions as fertilizer after decompose, improve soil texture and capability of keepingsoilhumidityandtemperature.
() (.) ().
Keywords : Sengon, sungkai, Afrikan mahoni, mulches, weed control
. falcataria P. canescens K. antotechaPenanaman pohon secara campuran merupakan salah satu ciri khas hutan rakyat. Pola tanam ini mempunyai beberapa kelebihan secara skologi dan ekonomi. Keberhasilan penanaman pohon salah satunya dipengaruhi oleh kegiatan pengendalian gulma. Gangguan gulma terutama terjadi pada umur muda. Gulma yang tidak dikelola dengan baik akan menyebabkan tanaman terhambat pertumbuhaannya bahkan dapat mengalami kematian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan tanaman yang ditanam secara campuran serta mengetahui teknik pengendalian gulma secara mekanik yang terbaik. Rancangan yang digunakan yaitu split plot desain. Faktor utama sebagai main plot adalah tiga jenis tanaman:A1 = jenis sengon ( ); A2 = jenis sungkai ( ); A3 = jenis mahoni afrika ( ). Faktor kedua sebagai sub plot adalah teknik pengendalian gulma, yaitu: B1 = mulsa plastik perak hitam (mpph) ukuran 60 x 60 cm; B2 = mulsa organik; B3 = kontrol. Kombinasi perlakuan sebanyak 9 perlakuan, masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 ulangan dan setiap ulangan terdiri dari 20 pohon sehingga jumlah bibit yang digunakan sebanyak 540 pohon. Hasil penelitian menunjukkan pertumbuhan tertinggi keterendah pada parameter tinggi dan diameter sengon+mulsa organik (188,3 cm; 2,58 cm), sengon+tanpa mulsa (182,29 cm; 2,35 cm) and sengon+mulsa plasti (159,3 cm; 2,30 cm). Penggunaan mulsa organik dapat meningkatkan pertumbuhan tanamankarenaberfungsisabagaisumberunsurharaselainitujugadapatmenekanpertumbuhangulma.
Katakunci:Sengon,sungkai,mahoniafrika,mulsa,pengendaliangulma
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain