Pemanfaatan Batang Pisang (Musa sp.) sebagai Bahan Baku Papan Serat dengan Perlakuan Termo-Mekanis = The Utilization of Banana Stem (Musa sp.) As a Fiberboard Raw Material with Thermo-mechanical Treatment
ABSTRACT. Agricultural waste materials are utilized an lternative raw material to substitute wood. This study aimed to explore the potential of banana stem as a fiberboard raw material, from its physical and mechanical properties. Separations of fibres was undertaken through thermo-mechanical treatment with temperature variation of 60ºC, 80ºC and 100ºC, and the addition of adhesive 4% and 0% of fibre dry weight. Mat forming was accomplished with wet process, using hydrolic press and hot press at a temperature of 185ºC, pressure of 50 kg/cm² for about 10 minutes. Results showed that pulp yield was35,76% with physical and mechanical properties of board comply with the requirement of FAO1966 and JIS A 5908-2003,however, water absorption was very high.Treatment using adhesive 4% did not give any impact on improving the quality of board. Boiling temperature treatment provides a positive influence. The best quality fiberboard was obtained from boiling temperature of 100ºC.
ABSTRAK. Limbah pertanian merupakan salah satu bahan penghasil serat yang berpotensi sebagai pengganti kayu. Penelitian dilakukan untuk mengeksplorasi potensi batang pisang sebagai bahan baku papan serat melalui sifat fisis dan mekanis papan serat. Pemisahan serat dilakukan dengan perlakuan termo-mekanis pada suhu 60°C, 80°C dan 100°C, dan penambahan perekat 4% dan 0% dari berat kering tanur serat. Pembentukan lembaran dengan proses basah, dilanjutkan dengan kempa hidrolik kemudian kempa panas pada suhu 185°C, tekanan 50 kg/cm² selama10 menit. Hasil penelitian menunjukkan rendemen pulp 35,76% dimana sifat fisis dan mekanis papan serat memenuhi standar FAO 1966 dan JIS A 5908-2003 kecuali penyerapan airnya yang sangat tinggi. Penambahan perekat 4% tidak memberikan pengaruh nyata terhadap peningkatan kualitas papan serat. Perlakuan suhu perebusan serpih, memberikan pengaruh nyata, dimana semakin tinggi suhu kualitas papan semakin baik. Kualitas papan serat terbaik didapatkan dari perlakuan suhu perebusan serpih 100°C.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain