ANALISIS KOMPARASI POLA INSENTIF DAN MODEL DAS MIKRO DALAM KEGIATAN REHABILITASI HUTAN DAN LAHAN1
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara empirik tingkat keberhasilan Rehabilitasi Hutan Lahan (RHL) yang diujicoba di lapangan. Ujicoba tersebut adalah pola Model DAS Mikro (MDM) dan pola insentif. Kedua pola RHL tersebut terdapat pada satu catchment area yang sama. Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus (case studi) yang dilakukan dengan pendekatan metode dasar deskriptif analisis. Obyek kasus yang diamati dan dianalisis adalah masyarakat setempat dan kondisi hutan rakyat. Jumlah sampel masyarakat adalah sebesar 30% dari populasi yaitu 45 KK. Sedangkan intensitas sampling pola MDM sebesar 1,28% dan pola insentif sebesar 1,33% dari populasi hutan rakyat. Metode pengambilan sampel dilakukan secara acak (random). Metode analisis yang digunakan adalah metode komparasi untuk memilih model yang terbaik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbandingan persentase tumbuh tanaman di lapangan pola insentif sebesar 49,31% sedang pola MDM sebesar 50,69%. Rata- rata tinggi tanaman untuk pola MDM adalah 4,1075 m, sedangkan untuk pola insentif sebesar 3,3580 m. Rata-rata diameter tanaman untuk pola MDM adalah
6,5963 cm, sedangkan untuk pola insentif sebesar 6,2600 cm. Uji T menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan secara nyata antara persen tumbuh tanaman, tinggi
dan diameter di lapangan pada kedua pola RHL yang diteliti.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain