Kekerabatan genetik anakan alam ulin (eusideroxylon zwageri teijsm. & binn.) menggunakan penanda random amplified polymorphism dna Genetic relationship of ulin (eusideroxylon zwageri teijsm. & binn.) wildlings using random amplified polymorphism dna marke
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keragaman dan kekerabatan genetik antar anakan alam ulin yang diambil secara acak dari persemaian dan berasal dari Bukit Soeharto, Kalimantan Timur. DNA cetakan diekstraksi dari contoh daun anakan alam ulin berumur 1,5 tahun. Lima penanda RAPD (random amplified polymorphism DNA) yang terdiri dari 55 lokus polimorfik digunakan untuk analisis genetik. Keragaman dan kekerabatan genetik dianalisis menggunakan program komputer GenAlex. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata keragaman genetik anakan alam tersebut dalam kategori sedang (HE=0,345, SE 0,015). Empat puluh delapan individu anakan membentuk 3 kelompok: bahkan hampir semua individu (65%) mengelompok dalam satu kelompok utama. Selain itu, 4 individu anakan merupakan klon (8%). Berdasarkan penelitian ini, 48 anakan ulin terdiri dari individu dengan kekerabatan genetik tinggi dan merupakan individu klon. Hal ini dapat menyebabkan rendahnya nilai keragaman genetik pada ulin.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain