Prosiding Temu Ilmiah Konservasi Sumber Daya Genetik Hutan : Peran Strategis Konservasi Sumber Daya Genetik Hutan dalam Mendukung Program Pemuliaan Tanaman Hutan,
Taksonomi dan konservasi suatu species hutan seringkali diasumsikan sebagai aktivitas yang sama sekali berbeda. Namun dalam kenyataannya, di dalam upaya konservasi seringkali terhambat oleh kurangnya informasi dan ketrampilan di bidang taksonomi, serta menghadapi keraguan terhadap kepastian batas rentang keragaman genetik takson untuk dimasukkan dalam spesies yang sama. Kebanyakan species ditentukan berdasarkan karakter morfologi, sebagai kelompok individu yang berbeda dengan kelompok yang lain. Namun definisi species secara morfologi dapat membatasi hubungan antara genetik dan evolusi. Hal ini kemudian mendorong berkembangnya pemahaman mengenai definisi species itu sendiri. Untuk mengetahui secara jelas status taksonomi suatu species, diperlukan penanda genetik baik dengan penanda morfologi, biokimia, maupun molekuler. Sistematika molekuler memiliki keunggulan dibandingkan dengan sistematika morfologi, karena dapat memberikan kontribusi untuk konservasi species langka terutama dalam hal klarifikasi konsep species, identifikasi nilai garis keturunan dalam konservasi, penentuan prioritas konservasi, serta mendeteksi efek hibridisasi dalam biologi dan konservasi species langka. Perbedaan taksonomi yang ditemukan merupakan hal yang berharga mengingat konservasi bertujuan untuk menyelamatkan sebanyak mungkin keragaman genetik hutan yang ada.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain