Text
Pengaruh Ukuran Bahan Stek Dan Penyimpangan Terhadap Perakaran Stek Pucuk Kapur
Dryobalanops lanceolata Burck merupakan salah satu pohon dari jenis dipterokarpa yang ditanam pada program SILIN (Silvikultur Intensif). Untuk menunjang program SILIN maka diperlukan bibit dalam jumlah yang cukup banyak secara berkesinambungan misalnya dengan stek pucuk. Untuk keperluan penanaman secara ex-situ, perlu dilakukan penelitian teknik pengemasan dan penyimpanan bahan stek pucuk. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengemasan dan waktu penyimpanan bahan stek terhadap pertumbuhan stek pucuk D. lanceolata. Lokasi pengambilan bahan stek D. lanceolata dilakukan di PT. Triwira Asta Bharata, Kalimantan Timur pada bulan Juni 2009. Penyimpanan, penanaman dan pengamatan stek dilakukan di greenhouse Balai Penelitian Teknologi Perbenihan (BPTP) Samboja dari bulan Juni hingga Oktober 2009. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap Faktorial 4 x 2 dengan ulangan 3 kali. Faktor A merupakan ukuran bahan stek (A1 = 30 cm, A2 = 20 cm, A3 = 10 cm dan A4 = Cabutan) dan Faktor B adalah waktu penyimpanan (B1 = 3 hari dan B2 = 4 hari). Hasil pengamatan menunjukkan bahwa persen hidup dan persen berakar stek D. lanceolata sangat rendah dengan rata-rata keseluruhan masing-masing sebesar 51,46 % dan 6,04 %. Rendahnya persen hidup dan persen berakar disebabkan suhu yang terlalu tinggi dan kelembaban yang rendah, disamping umur bahan stek yang cukup tua. Hasil analisis ragam yang dilakukan menunjukkan perlakuan panjang bahan stek dan waktu penyimpanan tidak berpengaruh terhadap semua parameter yang diamati.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain