Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik Dibidang Kehutanan: Studi Kasus di Propinsi Riau dan Sumatra Selatan (The Implementation of Good Corporate Governance in Forestry : Case Study in Riau and Soulth Sumatra Provinces)
Kondisi sektor kehutanan Indonesia selama tiga-empat dasa warsa terakhir dapat dilihat dari perkembangan bidang pengusahaan hutan yang semakin menurun. Perkembangan yang kurang menggembirakan ini ini tidak saja disebabkan lemahnya tata kelola perusahaan namun juga tata kelola peerintahan. Tujuan penelitian ini aalah: untuk mengetahui gambaran pelaksanaan prinsip-prinsip ta kelola yang baik(GCG)pada perusahaan-perusahaan bidag kehutanan dan menemukan berbagai aspek kebijakan yang dapat mendukung penguatan GCG bidang kehutanan. Metode yang digunakan adalah survei da wawancara pada 6(enam) pemegang ijin usaha pemanfaatan hasil hutan dengan menggunakan kuesioner terstruktur. Peruahaan dipilih secara purposive dari perusahaan yang aktif beroperasi. Peraturan dan implementasinya dakaji melalui analisis isi, analisis diskursus dan wawancara dengan dinas kehutanan, asosiasi pengusaha, kementrian kehutann dan lembaga otoritas yang terkait dengan tata kelola perusahaan. Penelitian lapangan dilakukan di propinsi riau dansumatera selatan pada tahun 2010. Hasil penelitian menunjukan bahwa belum satupun perusahaan kehutanan yang terdaftar di pasar modal. VUMN dan perusahaan besar sudah melasanakan GCG berdasarkan pedoman sedangkan perusahaan kecil belum menerapkan GCG Dari hasil kajian disarankan agar pemerintahdan para pihak terkait perlu menyusun kerangka kerja dan rencana penerapan GCG pada perusahaan-perusahaan kehutanan. Dalam penetapan kebijakan, program maupun rencana kehutanan disarankan agar tidak hanya memperhatikan kesesuaian dengan peraturan-perundangan melainkan harus memperhatikan efektiftas dan efisiensi pelayanan
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain