KARAKTERISTIK LAHAN SEBAGAI BASIS PERENCANAAN KONSERVASI TANAH DI SUB DAERAH ALIRAN SUNGAI PROGO HULU1
ABSTRAK
Kekritisan lahan terjadi sebagai akibat pengelolaan sumberdaya lahan yang eksploitatif dan ekspansif sehingga melampaui daya dukung dan kemampuannya. Pola pengelolaan yang demikian terjadi karena lemahnya pemahaman dan kesadaran pengelola lahan atau petani tentang karakteristik atau sifat rentan dan kapasitas toleransi dari sumberdaya lahan yang dikelolanya.Tujuan penelitian ini adalah untuk menyusun perencanaan pengelolaan lahan pada suatu Sub DAS dalam aspek konservasi tanah berdasarkan atas karakteristik lahan. Kajian dilakukan di Sub DAS Progo Hulu yang sebagian besar wilayahnya berada dalam satu wilayah kabupaten dominan yakni Kabupaten Temanggung, Provinsi Jawa Tengah. Metode karakterisasi lahan dengan menggunakan formula lahan pada buku “Sidik Cepat Degradasi Sub DAS” yang telah direvisi untuk kemudian ditransformasi ke dalam sistem perencanaan konservasi tanah. Hasil kajian menunjukkan bahwa degradasi lahan oleh erosi di Sub DAS Progo banyak terjadi di lereng Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing sebagai akibat kondisi alamiah lahannya yang mempunyai kelerengan curam pada elevasi tinggi dengan pengelolaan lahan tanaman semusim secara intensif tetapi terapan teknik konservasi tanahnya yang sangat beragam. Keragaman aplikasi teknik konservasi tanah oleh petani karena perbedaan ketersediaan batu secara alamiah pada lahannya untuk bahan pembuatan teras bangku dan kurangnya kesadaran petani dalam menjaga kelestarian tanahnya. Keberagaman teknologi bisa dimanfaatkan untuk membimbing petani dengan meniru petani lain yang telah mengelola lahannya secara konservatif. Introduksi teknologi konservasi tanah bukan dengan cara perubahan drastis tetapi hanya sedikit perbaikan yang cukup bisa mengendalikan erosi yakni dimulai dari yang paling sederhana dengan masukan biaya yang murah dalam waktu yang tidak lama sesuai dengan kelonggaran waktu luang petani. Hal ini didasarkan pengalaman bahwa introduksi teknologi konservasi tanah di daerah ini belum menunjukkan kemajuan yang cukup nyata.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain