Sifat fisis dan mekanis papan untai berarahdari bambu tali (Gigantochloa apus (j.a. & j.h. schultes) kurz)(Physical and mechanical properties of oriented strand board made of talibamboo (gigantochloa apus (j.a. & j.h. schultes) kurz)
Bambu merupakan sumber daya potensial sebagai bahan alternatif untuk substitusi kayu. Tulisan ini
mempelajari pengaruh kadar perekat dan ukuran untai bambu terhadap sifat papan untai bambu berarah
(OSB atau oriented strand Board). Bambu yang digunakan adalah bambu tali (Gigantochloa apus (J.A. & J.H.
Schultes) Kurz), sedangkan perekatnya adalah fenol formaldehida cair. Papan OSB skala laboratorium
dibuat dari masing-masing ukuran panjang untai (7,5, 10, dan 15 cm) dengan kadar perekat bervariasi
yaitu 6, 7, dan 8% dari berat kering partikel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa OSB bambu tali yang
3 dibuat memiliki kerapatan rata-rata 0,75 g/cm . Sifat fisis dan mekanis OSB bambu sangat dipengaruhi
oleh kadar perekat yang digunakan, kecuali modulus elastisitas. Semakin tinggi kadar perekat semakin
baik sifat OSB bambu yang dihasilkan. Modulus elastisitas OSB bambu sangat dipengaruhi oleh ukuran
untai. Semakin panjang ukuran untai semakin tinggi nilai MOE OSB bambu yang dihasilkan. OSB
bambu tali yang dibuat dengan berbagai perlakuan semuanya memenuhi persyaratan Standar Nasional
Indonesia, Standar Jepang untuk papan partikel tipe 24 dan memenuhi persyaratan Standar Inggris
untuk OSB penggunaan struktural yang digunakan pada kondisi kering (Tipe OSB/2) maupun kondisi
lembap (Tipe OSB/3).
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain