Teknik perbenihan dan persemaian ampupu (Eucalyptus urophylla S.T. Blake)
Ampupu (Eucalyptus urophylla S.T. Blake) merupakan salah satu jenis pohon yang potensial dan bernilai ekonomis. Manfaat yang bisa diperoleh dari kayunya adalah untuk bahan baku industri pulp dan kertas, kayu bangunan, perkakas ringan, arang, kayu bakar, bantalan rel kereta api dan panel-panel kayu. Pohon ampupu berbuah pada bulan Juni sampai dengan bulan September. Buah masak fisiologis dicirikan dengan buah sudah mengeras, berwarna coklat tua dan tutup buah mulai terbuka sebagian. Ekstraksi benih dilakukan dengan cara penjemuran di bawah sinar matahari selama 4 hari dan digunakan ayakan berukuran lolos 710 mikrometer dan tertahan pada ayakan 600 mikrometer. Penyimpanan benih ampupu sebaiknya menggunakan wadah kedap udara (Kantong plastik atau kaleng) dan disimpan di ruang AC. Untuk mencegah dari serangan hama dan penyakit, sebelum disimpanbenih dicampur dengan tetracylin 5 persen atau benomil 5 persen. Perkecambahan benih bisa dilakukan dua cara, yaitu dengan metode di rumah kaca dengan menggunakan media campuran tanah dan pasir halus (1 : 1) dan metode di laboratorium dengan menggunakan UDK (Uji Diatas Kertas) substrat kertas merang. Penyapihan semai di persemaian dilakukan setelah semai berumur 1 bulan dengan menggunakan polybag ukuran 10 x 15 cm dan media semai campuran tanah dan pupuk kandang (1 : 1).
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain