Aplikasi arang kulit kayu sebagai campuran media tumbuh anakan Eucalyptus urophylla dan Acacia mangium
Salah satu alternatif yang dapat dikembangkan dan mempunyai prospek untuk memperbaiki kondisi lahan yang rusak dan kritis adalah dengan pemberian arang, baik sebagai campuran media pada tingkat anakan maupun di lapangan. Karena pemberian arang selain dapat meningkatkan pH tanah, juga akan memperbaiki sirkulasi air dan udara di dalam tanah sehingga merangsang pertumbuhan akar dan tanaman secara keseluruhan. Tulisaaan ini menyajikan hasil penelitian tentang penggunaan dua jenis arang kulit kayu yaitu arang kulit kayu tusam (Pinus merkusii) dan mangium (Acacia mangium) teeerhadap pertumbuhan anakan Eucalyptus urophylla dan acacia mangium selama 4,5 bulan dengan tujuan untuk mengetahui efek pemberian arang kulit kayu pada media terhadap pertumbuhan anakan E. urophylla dan A. mangium. Dari beberapa konsentrasi penambahan 2 jenis arang kulit kayu pada media yang dicoba antara lain 10 persen, 20 persen, 30 persen, 40 persen, dan 50 persen, ternyata penambahan 10 persen - 30 persen adalah yang cocok untuk pertumbuhan anakan E. urophylla dan A. mangium. Pengaruh terbaik terhadap pertambahan tinggi yang ditunjukkan oleh anakan A. mangium yaitu pada penambahan 10 persen arang kulit kayu tusam, dengan pertambahan tinggi sebesar 13,01 persen atau sebesar 1,9 kali lipat lebih baik dibanding kontrol. Pengaruh terbaik terhadap pertambahan diameter batang adalah paada perlakuan penambahan 10 persen dan 20 persen. Pengaruh ini sama-sama ditunjukkan oleh akibat penambahan 2 jenis arang kulit kayu (tusam dan mangium) dengan nilai pertambahan masing-masing sebesar 0,45 cm dan 0,42 cm. Pengaaaruh terbaik terhadap pertambahan tinggi yang ditunjukkan oleh anakan E. urophylla yaitu pada penambahan 20 persen arang kulit kayu tusam dan 30 persen arang kulit mangium dengan persentase pertambahan masing-masing sebesar 16,75 persen dan 16,96 persen atau sebesar 1,38 kali lipat dan 1,35 kali lipat dibanding kontrol. Perlakuan ini sama baik pengaruhnya terhadap pertambahan diameter batang, yaitu sebesar 0,56 cm. Penambahan 30 persen arang kulit kayu tusam memberikan pengaruh terbaik terhadap perkembangan akar anakan E. urophylla dan A. mangium dengan berat masing-masing 0,913 gr dan 0,496 gr.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain