Analysis of soil carbon accumulation of Pinus merkusii plantation in Cianten, West Java
Dalam pertemuan Conference of the Parties (COP 7), negara-negara anggota telah menyetujui untuk memasukkan aforestasi dan reforestasi dalam kegiatan Clean Development Mechanism (CDM) dalam rangka mempercepat ekspansi industri hutan tanaman pada lahan-lahan terdegradasi di negara-negara berkembang. Dengan semakin meningkatnya industri hutan tanaman, nui'ka proses fiksasi karbon di alam juga semakin meningkat dan pada akhirnya diharapkan dapat mengurangi efek gas rumah kaca. Simpanan karbon di muka bumi terbagi menjadi dua bagian utama yaitu simpanan karbon di alas tanah (biomassa tanaman) dan simpanan karbon di dalam tanah. Meskipun demikian, simpanan karbon di dalam tanah lebih besar daripada simpanan karbon di alas tanah. Oleh karena itu, dalam skala global maka tanah memiliki nilai penting yaitu sebagai sumber karbon (carbon source) dan pengurang karbon (carbon sink). Dalam kegiatan penelitian ini, analisis data simpanan karbon dalam tanah di Lokasi Percobaan Cianten sangatlah penting sebagai informasi dasar yang diperkirakan memainkan peranan penting di dalam sekuestrasi karbon. Hasil analisis data penelitian ini menunjukkan bahwa akumulasi karbon dengan kedalaman tanah 0 -30 cm masing -masing pada plot kontrol sebesar 95.5 ton/ha, dan plot tanaman berumur 0 tahun sebesar 96.4 ton/ha, serta pada kedalaman tanah 0 -100 cm masing -masing pada plot kontrol sebesar 140.5 ton/ha,dan plot tanaman berumur 0 tahun sebesar 195.4 ton/ha. Dalam penelitian ini tidak ditemukan perbedaan simpanan karbon kumulatif sebelum penyiapan lahan dan sesudah penyiapan lahan, dan tidak ditemukan juga hubungan antara simpanan karbon dan kerapatan jenis tanah di I hutan tanaman Pinus merkusii. Hasil analisis data lainnya menunjukkan bahwa : cadangan karbon tanah di bawah tegakan Pinus merkusii lebih besar daripada cadangan karbon tanah di hutan sekunder karena serasah dari Pinus merkusii sulit terdekomposisi.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain