Dept for nature swaps : Potensi untung dan ruginya di Indonesia
Debt for Nature Swap (DNS) didefinisikan sebagai pembatalan hutang luar negeri dimana negara debitur memberikan komitmen untuk memobilisasi sumber keuangan domestik (dalam mata uang lokal atau aset lain) untuk kegiatan konservasi. Negara- negara yang telah mengimplementasikan DNS adalah Bolivia, Argentina, Mexico, Madagascar, Honduras, Polandia, Ecuador, Zambia, Peru, Ghana, Guatemala, Guinea Bissau dan Philippina. Bagaimana dengan Indonesia? Tulisan ini mencoba untuk memberikan gambaran tentang potensi keuntungan dan kerugian DNS (bila diterapkan) di Indonesia. Secara keseluruhan tulisan ini menunjukkan bahwa meskipun DNS bukan merupakan jawaban atas hutang luar negeri Indonesia, paling tidak DNS dapat meningkatkan pembiayaan konservasi, biodiversitas, deforestasi dan menciptakan lapangan kerja baru untuk mencegah masyarakat sekitar kawasan konservasi (masuk) dalam kemiskinan.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain