Persepsi dan perilaku pengunjung terhadap Kelestarian Kawasan Taman Wisata Alam Penanjung Pangandaran
Wisatawan yang berkunjung berperilaku sesuai persepsinya terhadap kawasan TWA Pananjung Pangandaran. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dampak persepsi dan perilaku pengunjung terhadap kawasan konservasi TWA. Metode yang digunakan untuk menyeleksi responden adalah purposive random sampling, sedangkan untuk melihat dampak penyebaran sampah padat dan kondisi fasilitas rekreasi digunakan metode transek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi pengunjung TWA cenderung negatif sehingga mendorong mereka berperilaku negatif seperti membuang sampah di sekitar obyek-obyek rekreasi. Jenis sampah padat yang ditemukan antara lain bungkus plastik, bungkus rokok, botol minuman, dan kaleng. Kondisi fasilitas rekreasi pada umumnya tidak bagus dan rusak disebabkan oleh vandalisme. Guna meningkatkan pengelolaan TWA diperlukan peningkatan persepsi pengunjung terhadap kawasan, peraturan baru tentang tatacara berekreasi dan pemeliharaan fasilitas rekreasi yang dapat dilakukan dengan pola kemitraan, sedangkan fasilitas rekreasi yang diperlukan yaitu satu pos jaga, lima papan interpretasi, dua peta lokasi obyek wisata, 10 papan petunjuk, 10 papan nama, satu mushola, 30 tempat duduk beton, 11 shelter limas kecil, dan 20 bak sampah permanen.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain