Kajian tentang penerapan Metode Inventarisasi Sagu (Metroxylon sp.) di Kelompok Hutan Kapau Provinsi Riau
Penelitian metode inventarisasi sagu (Metroxylon sp) dilaksanakan dengan membuat petak seluas 200 hektar (2000 m x 1000 m) di Kelompok Hutan Kapau (Pulau Tebing Tinggi), Kesatuan Pemangkuan Hutan Selat Panjang, Riau. Pengumpulan data (standing stock) dilakukan dengan cara teknik sampling dengan membuat jalur selebar 20 meter, jarak antar jalur 100 meter dengan ukuran petak pengamatan 20 m x 20 m per jalur. Data yang dikumpulkan adalah jumlah rumpun, jumlah batang, diameter dan tinggi pohon serta jumlah anakan. Tiga teknik sampling yang diuji adalah metode jalur tidak terputus dengan lebar jalur 20 meter, metode petak dalam jalur dan metode petak contoh sistematik dengan ukuran petak contoh 20 m x 50 m atau bentuk lingkaran dengan R = 17,8 meter (luas 0,1 ha). Intensitas sampling yang digunakan masing-masing sebesar 10 persen, 5 persen, 4 persen, dan 2 persen. Hasil penelitian adalah: 1) Metode jalur tidak terputus dengan lebar jalur 20 meter dan intensitas sampling 10 persen dapat digunakan untuk inventarisasi sagu alam dengan ketelitian hasil taksiran cukup memadai, dan 2) Metode petak contoh sistematik dengan luas plot 0,1 hektar (ukuran 20 m x 50 m atau lingkaran dengan R = 17,8 meter) dapat digunakan untuk inventarisasi anakan sagu dengan ketelitian hasil taksiran cukup memadai.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain