Dimensi buah dab biji kemenyan bulu (Styrax henzoin var. hiliferum)
Kemenyan bulu (S. benzoin var. hiliferum) tidaklah 'semashur' kemenyan toba maupun kemenyan durame. Pada galibnya kemenyan bulu menyimpan potensi genetik unggul sebagaimana teraktualisasi pada kecepatan pertumbuhan dan tingginya produksi getah, sehingga sangat bepotensi untuk dilibatkan sebagai sumber material genetik dalam program pemuliaan maupun untuk program seleksi, terutama yang berkaitan dengan perakitan bahan tanaman unggul kemenyan. Sampai saat ini ketersediaan informasi karater morfiologi populasi kemenyan bulu belum tersedia, sehingga pengamatan terhadap karakter tersebut mendesak untuk dirintis yang nantinya mampu dimanfaatkan dalam program sseleksi lanjutan. Pengamatan dimensi buah dan benih serta rendemen benih yang dihasilkan, setidaknya memberikan informasi mendasar dari salah satu karakter penting yang dibutuhkan dalam teknik penanganan benih kemenyan bulu. Evaluasi terhadap dimensi buah (n=1000) menunjukkan matrix dimensi buah memiliki pola distribusi normal sedangkan biji pola distribusi tidak normal. Nilai rat-rata jumlah buah kemenyan bulu adalah 58 - 63 buah/kilogram, variasi ukuran buah memiliki tebal 2,0 - 2,9 cm, diameter buah 2,7 - 8,7 cm, berat buah 11,5 - 18,5 gram dengan ketebalan kulit buah berukuran 1,75 mm - 3,1 mm. Dimensi biji kemenyan bulu memiliki tebal 1,2 - 2,0 cm, diameter biji 1,5 - 2,15 cm dengan berat biji 1,7 - 2,989 gram. Rendemen buah memiliki selang nilai 18,47 persen - 26,35 persen dengan rata-rata 21,59 persen. Nilai rendemen berperan penting dalam penyiapan benih (biji). Berat 1000 biji kemenyan bulu adalah 2,7 - 2,74 kg, dengan nilai variasi 42,29 simpangan baku 6,59 dan koefisien variasi 2,39 persen. Jumlah biji setiap kilogramnya 364 - 370 biji. Kadar air biji S. benzoine var. hiliferum 6,86 persen - 18,81 persen atau rata-rata 13,15 persen. Kadar air biji kemenyan bulu dalam pengujian ini masih berada dalam kisaran standar biji tanaman kehutanan yang umum disyaratkan yaitu sebesar 13 persen - 15 persen. Analisis korelasi berat buah dan berat biji menujukkan persamaan Y=4.08 + 4.63 x dengan koefisien determinasi (R pangkat dua) = 0,504.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain