Variasi pertumbuhan tinggi dan diameter pada uji keturunan eucalyptus Pellita Sistem Populasi Tunggal
Uji keturunan pellita (Eucalyptus pellita) dengan sistem populasi tunggal telah dibangun di Pelaihari, Kalimantan Selatan pada tahun 1994. Uji keturunan tersebuttersusun atas 155familidari6provenan yaitu : South ofKiriwo (PNG), North ofKiriwo (PNG), Serissa Village (PNG), Keru Tonata (PNG), Tozers Gap (Australia) dan Bupul-Muting (Indonesia). Pengukuran tinggi dan diameter (dbh) dilakukan setiap 4 bulan sampai dengan umur 5 tahun. Provenansi dari PNG dan Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang lebih baik dari pada provenans dari Queensland (Australia). Hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan yang nyata pada sifat pertumbuhan yang ditunjukkan oleh famili-famili dalam provenansi. Berdasarkan letak garis lintang provenansi, trend pertumbuhan menunjukkan bahwa semakin dekat dengan lokasi uji penampilannya semakin baik. Heritabilitas famili pada sifat pertumbuhan tergolong sedang sampai tinggi (0,56-0,81) dan mendekati konstanpada tiap pengukuran. Heritabilitas sifat tinggi lebih tinggi dari pada sifat diameter. Korelasi genetik antara sifat tinggi dan diameter berkisar antara 0,89 - 0,95.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain