Sifat Anatomi dan Fisis Kayu Jati dari Muna dan Kendari Selatan
Secara tradisional masyarakat mengetahui bahwa kayu jati (Tectona grandis L.f) yang berasal dari Kabupaten Muna lebih baik daripada kayu sejenis yang berasal dari Kabupaten Kendari Selatan. Dalam penelitian ini dilakukan evaluasi terhadap perbedaan tersebut secara anatomis dan fisis. Contoh uji diambil dari bagian pangkal, tengah, dan ujung batang kayu jati dengan kelas unur II dan III (18 dan 28 tahun) masing-masing dengan 2 (dua) ulangan. Pengamatan dilakukan terhadap dimensi serat dan berat jenisnya. Hasilnya menunjukkan bahwa contoh kayu yang berasal dari Kabupaten Muna memiliki dimensi serat yang lebih besar daripada contoh kayu dari Kendari Selatan. Tampak jelas dalam penelitian ini bahwa kayu dari pohon yang berumur lebih tua (kelas umur III) memiliki karakteristik yang lebih baik daripada kayu yang berasal dari pohon lebih muda (kelas umur II).
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain