Kajian penggunaan Lahan Hutan dan perubahannya menggunakan Data Citra Spot Landsat dan Radar
Untuk meningkatkan efektivitas evaluasi sumberdaya alam, penilaian kecenderungan penggunaan lahan serta dampaknya sangat penting. Hal ini diperlukan mengingat wilayah yang saling berinteraksi mencakup areal luas. Untuk itu kajian menggunakan citra penginderaan jauh merupakan pilihan yang tepat. Pada kajian ini dilakukan evaluasi penggunaan lahan secara manual melalui citra landsat, spot dan radar. Hasil kajian memperoleh gambaran sebagai berikut. 1) Sampai dengan tahun 1980-an, areal kajian PT Inhutani I yang berada di wilayah Long Nah, Kalimantan Timur, umumnya masih berupa hutan dengan sedikit perkampungan kecil-kecil yang letaknya tersebar. 2) Hasil penafsiran dari citra spot, citra landsat dan radar memperlihatkan masing-masing: (a) dari citra spot 64,7 persen benar dan 35,3 persen salah, (b) dari citra landsat yang benar 53,3 persen sedang yang salah 46,7 persen, (c) dari citra radar bulan Maret 1998 dan April 1998 yang benar 38,1 persen sedang yang salah 61,9 persen. 3) Perubahan penggunaan lahan hutan pada periode tahun 1980-1998 terjadi konversi dari hutan tanah kering dan sebagian hutan rawa menjadi hutan tanaman industri (HTI). Perubahan menjadi bentuk penggunaan lahan lainnya ditemukan sangat kecil ( 3 persen) karena lapisan tanahnya sangat tipis dan masam, sehingga tidak cocok menjadi kegiatan usaha pertanian. 4) Untuk mengurangi tingginya commision error, maka sebaiknya pembuatan strata dalam penafsiran disesuaikan secukupnya, tidak usah terlalu banyak.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain