Pengaruh media dan zat pengatur tumbuh terhadap perbanyakan stek pucuk nyawai (ficus variegata blume) Effect of media and growth regulators on the propagation of nyawai (ficus variegata blume) shoot cutting
Hutan tanaman nyawai (Ficus variegate Blume) yang dibangun dengan menggunakan bibit hasil biakan vegetatif dari individu-individu unggul sangat potensial untuk dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan bahan baku industri pengolahan kayu. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan media perakaran dan konsentrasi zat pengatur tumbuh yang optimal untuk pembiakan stek pucuk nyawai. Bahan stek pucuk nyawai diperoleh dari bibit yang berumur 12 bulan. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) pola faktorial dengan dua faktor, yaitu faktor media perakaran (media pasir, campuran serbuk sabut kelapa+sekam padi (2:1,v/v), dan campuran serbuk sabut kelapa+sekam padi+arang sekam (6:3:1,v/v)) dan faktor zat pengatur tumbuh IBAdengan konsentarasi 0,50, 100, 200, 400, 600, dan 800 mg/l. Persentase stek berakar, panjang akar, jumlah akar, panjang tunas, berat kering tunas, berat kering akar dan jumlah daun dievaluasi pada akhir penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pasir memberikan persentase stek berakar tertinggi (88,1%). Penambahan IBA cenderung meningkatkan jumlah akar, namun berdampak pada berkurangnya pertumbuhan tunas. Kombinasi media pasir dan pemberian zat pengatur tumbuh IBA 800 mg/l menghasilkan persentase stek berakar tertinggi (93,33%) dengan jumlah akar sebanyak 21 helai. Untuk keberhasilan perbanyakan nyawai, stek ditanam pada media pasir dengan penambahan IBA 800 mg/l.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain