Riap diameter tegakan hutan alam rawa bekas tebangan di provinsi Jambi
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan riap diameter tegakan hutan alam rawa bekas tebangan di Provinsi Jambi. Riap yang diteliti adalah riap tahunan berjalan atau Current Annual Increment (CAI) yang dihitung dari rata-rata perbedaan hasil pengukuran selama satu tahun dari setiap individu pohon yang berdiameter lebih dari 10 cm yang terdapat dalam 7 Petak Ukur Permanen (PUP) yang luasnya masing-masing 1 hektar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata riap diameter tegakan dari jenis pohon komersial di hutan rawa bekas tebangan adalah sebesar 0,36 cm/th, sedangkan untuk jenis non-komersial adalah 0,26 cm/th. Besarnya riap tersebut cenderung stabil atau merata untuk kelas diameter kecil (10-19 cm) sampai kelas diameter 50-59 cm, dan kemudian akan cepat menurun pada kelas diameter lebih dari 60 cm. Hal ini berarti asumsi riap diameter 1 cm/th yang digunakan pada sistem silvikultur TPTI saat ini pada hutan lahan basah atau rawa terlalu over-estimated. Berdasarkan hasil penelitian ini, maka ketentuan-ketentuan dalam TPTI yang masih berlaku saat ini (a.l. Rotasi tebang, limit diameter tebang, dan limit diameter pohon inti) perlu disesuaikan lagi berdasarkan riap tegakan yang sebenarnya.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain