Potensi Pengembangan Pola Usaha Wanatani di Desa Cilampuyang, Kabupaten Garut
Desa Cilampuyang, Kecamatan Malangbong Kabupaten Garut Jawa Barat adalah daerah dengan topografi terjal, dengan rata-rata kemiringan 20-40 persen dan curah hujan tinggi. Produktifitas lahan dan pendapatan petani tergolong rendah. Sistem wanatani diharapkan dapat mengatasi masalah rendahnya pendapatan di Desa Cilampuyang. Kajian usaha wanatani ini bertujuan untuk mendapat informasi potensi pengembangan pola usaha wanatani di Desa Cilampuyang. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah kajian Pedesaan Secara Partisipatif (PRA) dan analisis data untuk menghitung net present value (NPV). Hasil kajian menunjukkan pola usaha wanatani antara tanaman kehutanan (sengon) + perkebunan (cengkeh+pete) + pangan (padi gogo+jagung+kacang tanah) secara teknis dan finansial layak dilaksanakan dengan net present value (NPV) Rp.9.801.887 dan B/C 2.74 per hektar per tahun. Alternatif usaha wanatani lainnya yang juga layak dan berpotensi untuk dikembangkan adalah pola tanaman hutan + tanaman perkebunan + tanaman makanan ternak + tanaman pangan dengan Net Present Value (NPV) Rp.12.508.917,- per hektar dan B/C=1,48 (1).
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain