Text
Peluang Pengadaan Bibit Setek Jenis-Jenis Tanaman Lahan Rawa Gambut Dengan Teknik Water Rooting
Upaya restorasi lahan gambut diantaranya melalui pendekatan revegetasi jenis-jenis tanaman asli ekosistem gambut. Salah satu faktor yang menentukan keberhasilan revegetasi adalah keberadaan bibit berkualitas. Pengadaan bibit secara vegetatif setek di lahan gambut terkendala oleh terbatasnya persediaan tanah untuk media pembibitan terutama apabila pengadaan bibit dilakukan dalam skala besar, oleh karena karena perlu dicari media alternatif untuk pembibitan. Salah satu media alternatif untuk perakaran setek adalah air (Water Rooting System). Teknik Water Rooting merupakan teknik sederhana dengan beberapa kelebihan seperti pemeriksaan/kontrol dapat dilakukan setiap saat tanpa mengganggu proses perakaran yang sedang berlangsung. Kelebihan lainnya adalah hemat dalam penggunaan air, tidak perlu penyiraman dan penyiangan gulma. Akan tetapi tidak semua jenis tanaman hutan rawa gambut dapat diperbanyak dengan menggunakan teknik water rooting. Tujuan penelitian adalah mengetahui tingkat keberhasilan perbanyakan setek jenis- jenis tanaman rawa gambut yaitu pulai rawa (Alstonia sp.), Gerunggang (Cratoxylum sp.), Jelutung (Dyera sp), bintangur (Callophyllum sp.), ramin (Gonistylus bancanus) dan tembesu (Fragrarea sp.) dengan menggunakan teknik Water Rooting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pulai rawa, gerunggang, jelutung, bintangur, ramin dan tembesu dapat diperbanyak secara setek dengan teknik water rooting. Rata-rata persentase stek berakar dari jenis gerunggang, pulai rawa dan tembesu sebesar 93,67%. Hingga umur setek 3 bulan, jenis jelutung, bintangur dan ramin belum memunculkan akar, namun setek masih segar dengan persentase setek hidup 100%.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain