Text
Degradasi Lahan Gambut Serta Upaya Restorasi Untuk Pemberdayaan Masyarakat Dan Peningkatan Ekonomi:Kasus Di Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan
Lahan gambut memiliki peran penting dalam aspek ekologi, ekonomi dan sosial budaya. Di wilayah OKI (Ogan Komering Ilir) lahan gambut mengalami degradasi karena adanya alih fungsi lahan, pembalakan liar, proses drainase yang kurang tepat, serta kebakaran. Perubahan kebijakan pengelolaan lahan juga menjadi salah satu faktor yang menyebabkan kerusakan dan terganggunya fungsi lahan gambut. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui dampak kerusakan lahan gambut serta upaya restorasi untuk peningkatan ekonomi serta pemberdayaan masyarakat. Diskusi, wawancara dan observasi lapangan dilakukan untuk memperdalam analisis yang dilakukan. Hasil kajian menunjukkan bahwa degradasi lahan gambut yang terjadi di Kabupaten OKI telah menyebabkan kerusakan ekosistem yang berdampak pada penurunan sumber mata pencaharian masyarakat. Di beberapa wilayah, lahan pertanian pasang surut tidak bisa dimanfaatkan lagi karena mengalami kekeringan parah di musim kemarau dan banjir di musim penghujan. Sumber mata pencaharian masyarakat di wilayah OKI yang diantaranya adalah sebagai petani, nelayan, pengrajin purun, beternak kerbau rawa, serta pencari kayu juga mengalami penurunan. Upaya rehabilitasi dan restorasi dilakukan untuk menyelamatkan peran lahan gambut dan menyelamatkan dari kerusakan lebih lanjut. Restorasi dengan teknik pembasahan, revegetasi dengan jenis tanaman lokal, serta revitalisasi sumber mata pencaharian masyarakat diharapkan mampu menurunkan laju degradasi lahan gambut. Sehingga untuk selanjutnya upaya pemberdayaan masyarakat dan peningkatan ekonomi di sekitar lahan rawa gambut juga dapat dilakukan untuk terwujudnya kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain