Text
Pengendendalian Kebakaran Berbasis Masyarakat Pendukung Restorasi Lahan Gambut
Salah satu faktor penghambat upaya restorasi lahan gambut terdegradasi adalah peristiwa kebakaran hutan. Model pencegahan kebakaran yang efektif dan efisien sangat diperlukan untuk melindungi tanaman dalam upaya restorasi. Pencegahan kebakaran berbasis masyarakat (PKBM) merupakan model pencegahan yang prosfektif karena masyarakat sekitar hutan seyogyanya paling mengetahui dan memahami lebih awal ketika kebakaran hutan terjadi.Mereka memiliki sumberdaya sangat besar jika berperan dalam pencegahan kebakaran lahan gambut. Pencegahan merupakan tindakan terpenting dalam sistem pengendalian kebakaran. Melalui review dan observasi, beberapa hal telah dihasulkan setelah PKBM diterapkan di kecamatan Jabiren Raya, yaitu: Tenaga pendamping yang mempunyai keterampilan dalam melakukan pengorganisasian masyarakat serta bermotivasi tinggi diperlukan untuk melakukan kegiatan pembinaan di lapangan secara intensif dan berkesinambungan. Kegiatan pemberdayaan masyarakat perduli api memerlukan dukungan dari berbagai level dan berbagai instansi. Poster, buku, dan bahan bacaan perlu disediakan sebagai buku referensi bagi para pembina di tingkat lapangan. Pasilitasi peralatan pemadam dan biaya operasional pengendalian kebakaran utamanya untuk kegiatan patroli, pencegahan dan pemadaman sangat diperlukan secara rutin dengan alokasi dana desa untuk melancarkan kegiatan organisasi masyarakat perduli api. Pemberian akses kepada masyarakat yang disertai jaminan hukum dan bimbingan secara terus-menerus akan dapat mendorong munculnya kepedulian masyarakat untuk melestarikan hutan yang ada di lingkungannya. Perlu adanya format pelaporan yang sistematis yang bersifat tetap untuk setiap kejadian kebakaran.
| 936 | PROSS | Perpustakaan "R.I. Ardi Koesoema" | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain