Text
Peningkatan Peran Hutan dalam Mengendalikan Hasil Air untuk Mitigasi Banjir dan Kekeringan
Abstrak: Tutupan lahan merupakan salah satu faktor yang menentukan hasil air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makin luas hutan, maka hasil akhirnya semakin kecil bila dibandingkan dengan tutupan lahan non hutan, tetapi menghasilkan air paling bersih dan paling stabil. Hutan dapat menghasilkan debit banjir pada tingkat yang rendah dan meningkatkan stabilitas tanah disebabkan tingginya kapasitas infiltrasi dan adanya perlindungan dari tajuk tutupan pohon. Namun peran hutan dalam mengendalikan banjir mempunyai keterbatasan, karena hanya mampu mengendalikan banjir di area yang mempunyai hujan dengan intensitas rendah. Hubungan antara luas hutan dan aliran dasar masih berbeda-beda. Kenyataannya, pasokan air untuk air tanah terbesar terjadi pada kerapatan pohon sedang. Karena terletak di hulu DAS, hutan pinus banyak berperan dalam mengatur tata air di bawahnya. Meskipun hutan dapat menunda dan mengurangi puncak banjir pada tingkat lokal, namun tidak dapat mengurangi bencana banjir yang berasal dari hutan lebat. Selama hujan lebat, lereng bukit menjadi jenuh dan menekan air di bawahnya, akibatnya sebagian besar air hujan menjadi aliran langsung yang berkontribusi meningkatkan besaran banjir. Hutan pinus mempunyai peran nyata dalam menghasilkan aliran dasar ketika terjadi musim kemarau yang panjang. Aliran dasar akan bertambah ketika luasan hutan pinus bertambah. Hasil air tahunan dari hutan pinus di Gombong tidak jauh berbeda dengan hutan pinus di Sumedang yaitu sebesar 1264 mm dari luas hutan 100% dengan curah hujan 2024 mm. Hasil air tahunan dari hutan pinus di Songgon, Banyuwangi lebih besar yaitu 1968 mm, disebabkan oleh curah hujan yang lebih tinggi yaitu 3137 mm. Hal-hal penting yang perlu mendapat perhatian dalam perbaikan kebijakan atau penyusunan kebijakan baru: konservasi air di kawasan hutan, kesesuaian jenis serta kerapatan pohon untuk RHL, luas hutan minimal untuk mengurangi banjir dan kekeringan, re-scoring kawasan hutan dan budidaya, dan tipologi DAS.
Kata kunci: Mitigasi, Daerah Aliran Sungai (DAS), hidrologi, konservasi tanah, konservasi air
| 20231017992 | (042.5)630*116.1/.2 IRF p | Perpustakaan "R.I. Ardi Koesoema" (Ref-3) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain