Text
Pemuliaan Tanaman Hutan Tropis Penghasil Biomassa Kayu untuk Kemandirian Energi Nasional
Abstrak: Biomassa kayu lebih menarik minat dari pada lahan pertanian karena lebih berkualitas, kadar air rendah, kandungan lignin tinggi, mudah penanganan, dapat langsung digunakan, serta kadar abu dan kandungan nitrogen rendah. Pemuliaan tanaman hutan untuk biomassa kayu energi ditujukan untuk menyediakan suplai bahan baku biomassa kayu, dengan produktivitas dan kualitas yang tinggi. Di Indonesia, pemuliaan genetik untuk kayu energi dilakukan sejak tahun 2009 pada 3 jenis Legum cepat dan mudah tumbuh, dan multiguna yaitu akor (Acacia auriculiformis), kaliandra (Calliandra calothyrsus), dan lamtoro gung (Leucaena leucophala). Perbaikan pertumbuhan karena pemuliaan akor sudah terlihat saat di persemaian melalui perbaikan tinggi (75%), diameter (50%) dan jumlah daun (9%), sehingga berdampak ekonomis mengurangi masa pemeliharaan 2 bulan di persemaian. Efek pemuliaan kaliandra ditunjukkan di persemaian dengan perbaikan jumlah daun (23,4%), tinggi tanaman (24,3%) serta diameter (6,7%), sehingga mengurangi waktu pemeliharaan bibit di persemaian menjadi 1-1,5 bulan lebih awal. Dengan adanya pemulian akor di Jawa menunjukkan perbaikan volume dua kali lipat dengan estimasi 38-43 m3/ha/th dan kaliandra dengan pemuliaan, estimasi produksi meningkat dari MAI 8,6-27,7 ton/ha/thn menjadi 25-42 ton/ha/th. Pemuliaan biomassa kayu untuk energi telah terbukti memberikan andil perbaikan biomassanya dengan menghasilkan peningkatan produktivitas (75-100%) dan kualitas (46-53%), pengurangan waktu pemeliharaan di persemaian (1-2 bulan), pembungaan yang lebih awal (1 tahun), serta mempercepat rotasi pemanenan hingga18-60 bulan.
Kata kunci: pemuliaan, tanaman hutan, biomassa, kayu energi, hutan tropis
| 21231018030 | (042.5)630*165.4+.6 RIN p | Perpustakaan "R.I. Ardi Koesoema" (Ref-3) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain