KEBUTUHAN PENELITIAN REHABILITASI LAHAN DAN KONSERVASI TANAH UNTUK PENANGGULANGAN DEGRADASI LAHAN1
ABSTRAK
Degradasi lahan dimulai ketika ada pengelolaan lahan yang tidak sesuai dengan kemampuan lahannya. Bertahun-tahun petani menggunakan praktek tradisional untuk melindungi dan memperbaiki lahan mereka, namun demikian kegiatan ini menjadi kurang diperhatikan ketika jumlah populasi mereka bertambah dan selanjutnya tekanan terhadap lahan pun semakin meningkat pula. Degradasi lahan antara lain disebabkan oleh erosi dimana konservasi tanah dianggap sebagai salah satu pemecahan masalah. Sampai saat ini erosi masih dipandang sebagai masalah fisik dan banyak ditanggulangi secara teknis praktis. Teknik ini lebih banyak mengandalkan pada prinsip kontur dengan memasang penghalang pada kontur dengan kombinasi vegetasi sebagai alternatif lainnya. Hal ini didasarkan pada anggapan bahwa vegetasi baik yang hidup maupun yang mati mampu menutupi lahan dari pengaruh air dan angin. Saat ini erosi dipandang sebagai salah satu problem dari masalah yang lebih besar lagi yaitu penggunaan dan manajemen lahan. Dengan demikian penanggulangannya tidak hanya mengandalkan masalah keteknikan dan biologi saja tetapi juga melibatkan perbaikan manejemen lahan. Selain itu, setiap kegiatan konservasi lahan dapat berhasil hanya bila pengguna lahan terlibat sepenuhnya dalam proses perencanaan sampai dengan implementasi. Oleh sebab itu, problem penelitian konservasi tanah harus berubah dari menghitung berapa besar tanah yang hilang menjadi seberapa besar pengaruh hilangnya tanah tersebut terhadap produktivitas lahan dan pendapatan masyarakat. Akibat tuntutan kebutuhan lahan, penggunaan lahan yang intensif menuntut perencanaan pengelolaan yang lebih mendetil, yang dimulai dari pemilihan jenis tanaman, kombinasi
tanaman, rencana pemungutan hasil, pengelolaan hasil, pemasaran dan
1 Makalah ini disampaikan pada W orkshop Penelitian dan Pengembangan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Surakarta, 21 Oktober 2011. Balai Penelitian Teknologi Kehutanan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai.
perhitungan rugi laba serta pemilihan teknik konservasi tanah yang sesuai. Hal tersebut perlu dilakukan dalam rangka menjaga kelestarian lahan dan juga kelestarian produksi, yang pada akhirnya kebutuhan masyarakat Tercukupinya.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain