Text
Sistem Pengelolaan Daerah Tangkapan Air Waduk
Abstrak: Untuk mengurangi laju erosi di lahan dan sedimentasi di waduk maka diperlukan pengelolaaan daerah tangkapan air waduk antara lain melalui perencanaan dan evaluasi penggunaan lahan yang baik dan diikuti oleh tahap monitoring dan evaluasi (monev) secara periodik. 1) Perencanaan: a) Identifikasi masalah dan b) Penetapan kegiatan; 2) Pelaksanaan; berdasarkan peta kerentanan dan prioritas penanganan, maka kegiatan pengelolaan lebih diarahkan pada pencegahan dan pengurangan erosi dan sedimentasi melalui pendekatan secara biofisik dan pemberdayaan masyarakat. Penerapan teknik konservasi tanah secara sipil teknis: penyempurnaan teras yang diikuti dengan pembangunan Saluran Pembuangan Air (SPA), pembuatan guludan, rorak, hillside ditches, guly plug dam penahan serta dam pengendali waduk untuk mempercepat sedimen terdeposisi sebelum mencapai waduk, dan pembuatan sumur resapan dan embung penyimpan air hujan. Penerapan teknik konservasi tanah dan air secara vegetatif: penanaman vegetasi campuran daur panjang dan pendek, Multi Purpose Tree species (MPTS), pengembangan agroforestry, agrosilvopasture, agrosilvofishery, penanaman secara alley cropping, strip cropping dan pengaturan pola tanam, dan pemberian mulsa, kompos dan beberapa pemantap agregat tanah lainnya. Monitoring dan evaluasi daerah tangkapan air meliputi beberapa aspek: i) tata air (indikator: Koefisien Regim Sungai (KRS), Indeks Penggunaan Air (IPA), Koefisien Limpasan ©, Koevisien Variansi (CV), Tingkat Sedimentasi, warna air, Total Padatan Terlarut, Turbidity (kekeruhan), pH, DHL/konduktivitas, Nitrat sebagai N, Sulfat, Posfat sbg P, Khlorida/Cl, dan DO/oksigen terlarut); ii) Lahan (indikator: Indeks Penutupan Lahan (IPL), Kesesuaian Penggunaan Lahan (KPL), Indeks Erosi (IE), dan Kerawanan Tanah Longsor KTL), iii) Sosial ekonomi (indikator: Ketergantungan penduduk terhadap lahan (LQ), Tingkat pendapatan (TD), Produktivitas lahan (PL), dan Jasa lingkungan (JL)); dan kelembagaan masyarakat (indikator: Keberdayaan Lembaga Lokal/Adat (KLL), Ketergantungan Masyarakat pada Pemerintah (KMP), Koordinasi, Integrasi, Sinkronisasi, Sinergi (KISS), Kegiatan Usaha Bersama (KUB)).
Kata kunci: erosi, sedimentasi, waduk, konservasi air, konservasi tanah, daerah tangkapan waduk
| 19211017771 | 630*116.12 | Perpustakaan "R.I. Ardi Koesoema" (BUK-6) | Tersedia |
| 19211017770 | 630*116.12 | Perpustakaan "R.I. Ardi Koesoema" (BUK-6) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain