Text
Pengusahaan bambu oleh masyarakat
Buku ini merupakan materi penyuluhan untuk menyediakan informasi bagi masyarakat yang ingin mengusahakan tanaman bambu di lahan pekarangan. Informasi meliputi potensi, jenis dan penyebarannnya serta manfaat bambu; pembuatan bibit, penanaman, pemeliharaan serta pemanenan; story succes pengusahaan bambu di Kabupten Sleman DIY.
Abstrak: Bambu merupakan salah satu jenis hasil hutan bukan kayu yang dapat dimanfaatkan sebgai perkakas dapur, kerajinan, mebel, alat musik, bahkan konstruksi, bahan bangunan, bambu lamina, bambu ply dan pulp. Indonesia memiliki160 jenis bambu dan 122 diantaranya adalah spesies endemik. Pertumbuhan dan masa panen bambu lebih cepat dibandingkan kayu dan memberikan peluang substitusi kayu. Secara ekologi bambu memperbaiki kualitas lingkungan. Perakarannya kuat, rapat dan terus tumbuh membantu mempertahankan air tanah dan mencegah erosi. Pertumbuhannya lebih cepat sehingga membantu menurunkan efek rumah kaca karena menyerap karbon dan melepaskan oksigen. Beberapa hal yang perlu diketahui dalam membudidayakan bambu: 1) Pembuatan bibit (stek cabang, stek ranting, stek rhizoma); 2) Penanaman (persiapan tanam dan cara menanam), sebaiknya dilakukan pada musim penghujan yaitu Desember sampai Februari; 3) Pemeliharaan: pemangkasan (dilakukan pada keseluruhan batang yang telah mengeluarkan cabang dan dilakukan pada awal musim hujan), penyiangan (3 kali setahun pada awal, pertengahan dan akhir musim hujan), pemupukan (awal dan akhir penghujan), pembumbunan (agar mata tunas tidak muncul ke permukaan tanah), dan pengendalian hama dan penyakit; 4) Pemanenan (sebaiknya di musim kemarau); 5) Pengolahan; dan 6) Pemasaran.
Kata kunci: bambu, pengusahaan,hasil hutan bukan kayu, budidaya
| 18211017382 | 630*892.8 VIC p | Perpustakaan "R.I. Ardi Koesoema" (BUK-8) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain