Sistem Perakaran Bidara Laut (Strychnos lucida R.Br.) untuk Pengendalian Tanah Longsor = Strychnos lucida R.Br. Root System for Landslide Control
ABSTRACT. One of potential Non Timber Forest Products (NTFPs) in West Nusa Tenggara and Bali is Strychnos lucida R.Br. which is used for medicinal purposes. The species is also potential to use in land rehabilitation of dry land where it offers an additional benefit of landslide control. Part of the plant which has important role in landslide control is root system. Therefore this study aimed to investigate the Strychnos lucida root system in landslide control. The study was held in Bali Barat National Park. Root characteristics observed in the study were the penetration position in the soil, root architecture, and Index of Roots Anchoring (IRA) and Index of Roots Binding (IRB). The result showed that Strychnos lucida root was able to penetrate into deep soil layer and had R-tipe root architecture which can increase shear resistance of soil. Value of IRA and IRB indicated the species had a more vertical roots in every growth stage and a high enough horizontal roots. Based on its root characteristics, Strychnos lucida was able to decrease landslide risk, especially shallow and surface landslide.
Keywords: Strychnos lucida R.Br., root system, landslide
ABSTRAK. Salah satu Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) potensial di wilayah Nusa Tenggara Barat dan Bali adalah bidara laut (Strychnos lucida R.Br.) yang digunakan sebagai sumber bahan obat. Bidara laut juga berpotensi untuk dipergunakan pada kegiatan rehabilitasi lahan di daerah kering karena mempunyai potensi manfaat dalam pengendalian tanah longsor. Bagian tanaman yang mempunyai peran penting dalam penanganan tanah longsor adalah sistem perakaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem perakaran bidara laut dalam pengendalian tanah longsor. Penelitian ini dilaksanakan di Taman Nasional Bali Barat (TNBB) sebagai habitat bidara laut di Bali. Karakteristik perakaran yang digunakan dalam penelitian ini adalah posisi penetrasi akar dalam lapisan tanah, arsitektur akar, serta Indeks Jangkar Akar (IJA) dan Indeks Cengkeram Akar (ICA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa akar bidara laut mampu menembus lapisan tanah dalam dan mempunyai arsitektur perakaran tipe-R. Tipe arsitektur akar ini mampu meningkatkan kuat geser tanah. Nilai IJA dan ICA bidara laut menunjukkan bahwa tanaman ini mempunyai akar vertikal yang relatif besar dan akar horizontal yang relatif cukup.Berdasarkan karakteristik akarnya, bidara laut dapat mengurangi resiko terjadinya tanah longsor, khususnya tanah longsor dangkal atau permukaan.
Kata kunci : Bidara laut, sistem perakaran, tanah longsor
Kata kunci : Nira, aren, bahan pengembang, adonan roti
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain