Aplikasi fungi mikoriza arbuskula pada bibit desmodium ovalifoliumdi lahan pasca tambang(Application arbuscular mycorrhizal fungi on desmodium ovalifolium in post mining soil)
Aktivitas pertambangan menyebabkan kerusakan lingkungan yang akhirnya dapat menyebabkan kerusakan
ekosistem. Simbiosis legum penutup tanah dengan mikroorganisme tanah diketahui dapat digunakan untuk
reklamasi lahan khususnya pada lahan pasca tambang. Desmodium spp. adalah salah satu jenis legum penutup
tanah yang mampu bersimbiosis dengan fungi mikoriza arbuskula (FMA) dan rhizobium. Penelitian ini
bertujuan untuk mengisolasi dan melihat karakteristik FMA asal rhizosfer 4 jenis Desmodium spp. dari lahan
pasca tambang emas PT. Cibaliung Sumber Daya, menganalisis respon bibit Desmonium ovalifolium terhadap
inokulasi FMA asal rhizosfer 4 jenis Desmodium spp. Media tanah berasal dari lahan pasca tambang. Penelitian
terdiri dari 2 faktor perlakuan yaitu inokulasi FMA dan media tanam, yaitu : menggunakan aplikasi FMA dan
tanpa aplikasi FMA, serta aplikasi kompos atau tanpa kompos pada media tanah pasca tambang. Berdasarkan
hasil pengamatan karakteristik FMA asal PT. Cibaliung Sumberdaya ditemukan 9 spesies Glomus sp. dan 1
spesies Acaulospora. Inokulasi FMA dan aplikasi kompos dapat meningkatkan pertambahan panjang batang
pada umur 2 minggu setelah tanam (MST). Sedangkan perlakuan tunggal inokulasi FMA pada Desmodium spp.
dapat meningkatkan pertambahan panjang batang, biomassa total, biomassa pucuk dan jumlah bintil akar.
Kombinasi perlakuan kompos dan tanah pasca tambang dapat meningkatkan pertambahan panjang batang 2
MST dan biomassa akar pada Desmodium spp. Pemberian perlakuan inokulasi FMA merupakan kunci penting
sebagai metode yang efektif dalam meningkatkan pertumbuhan Desmodium spp. pada lahan pasca tambang.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain