PERUBAHAN TUTUPAN LAHAN ENCLAVE PINOGU TAMAN NASIONAL BOGANI NANI WARTABONEMENGGUNAKAN CITRA SATELIT MULTIWAKTU PERIODE 1994 - 2012
ABSTRAK
Pinogu merupakan wilayah Enclave Taman Nasional Bogani Nani Wartabone. Wilayah ini dipercaya dulunya sebagai sebuah kerajaan tempat asal muasal penduduk Gorontalo pertama kali bermukim. Perkembangan enclave Pinogu semakin pesat seiring dengan waktu. Pertambahan penduduk dan meningkatnya aktivitas masyarakat yang berdampak pada peningkatan kebutuhan akan lahan menyebabkan adanya kegiatan yang akan mengarah pada pembukaan hutan baik di dalam wilayah enclave dan tidak menutup kemungkinan merambah hingga ke kawasan hutan TNBNW. Penelitan ini bertujuan untuk mengkaji bentuk-bentuk tutupan lahan di dalam wilayah enclave Pinogu serta perubahan tutupan lahannya pada periode tahun 1994-2012. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah aplikasi teknologi Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geografis dengan melakukan analisis citra Landsat TM dan ETM+ menggunakan klasifikasi visual dan panduan dari google earth. Hasil identifikasi citra satelit menghasilkan delapan kelas tutupan lahan yaitu hutan, lahan budidaya, sawah, pemukiman, semak, badan air, awan dan bayangan awan. Pemantauan terhadap perubahan tutupan lahan menunjukkan adanya pengurangan secara signifikan pada luas tutupan lahan hutan dari tahun 1994 hingga 2012 yaitu dari 1.235,76 Ha menjadi
76,67 Ha atau berkurang sebesar 42.40% dan sudah mengarah hingga ke kawasan TNBNW. Sedangkan wilayah budidaya/kebun, areal persawahan, pemukiman dan badan air mengalami peningkatan luas masing-masing 395,75 Ha, 34.03 Ha, 5,35 Ha
dan 31,96 Ha.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain