Identifikasi Aquilaria Malaccensis dan A. Microcarpa Menggunakan Penanda RAPD = Identification of Aquilaria malaccensis and A. microcarpa Using RAPD Marker
. Aquilaria sp, belong to Family Thymelaeaceae, is one of several species whose can produce agarwood or gaharu. Quality of gaharu of this species is better than the other species. With high economic value, demand of Aquilaria sp increase and also increase exploitation of the species without counterbalanced by enough planting activity. Therefore, conservation and breeding program of the species become important to carry out. Two important Aquilaria sp. are A. malaccensis and A. microcarpa. However, both species only can be distinguished by generative characteristics such as flower and fruit. The most appropriate and rapid method to identify species is DNA marker, especially using RAPD markers. In order to obtain DNA marker to species identification, 2 selection steps should be carried out. The first step was using 2-3 samples per species. From 180 RAPD primers, only 5 primers produced loci those can identify both species, those are D-20, A-l 7, G-12, R-15 and U-13. The second selection step was carried out by increasing number of samples per species (24 samples in total). From the five primers obtained from first selection, only U-13 700 basepairs that can be selected as species-specific DNA markers to identify both Aquilaria sp.
= Aquilaria sp merupakan salah satu jenis pohon penghasil gaharu yang berasal dari suku Thymelaeaceae. Dibandingkan dengan spesies pohon penghasil gaharu lainnya, kualitas gaharu yang diperoleh pada spesies ini jauh lebih baik. Tingginya nilai ekonomis meningkatkan permintaan akan produk tersebut yang mengakibatkan terjadinya eksploitasi gaharu pada spesies tersebut secara terus menerus tanpa diimbangi oleh kegiatan penanaman yang cukup. Hal tersebut mendorong untuk dilakukannya upaya konservasi dan pemuliaan untuk mencegah kepunahannya. Dua spesies Aquilaria spp yang paling banyak dimanfaatkan adalah A. malaccensis dan A. microcarpa. Kedua jenis ini hanya dapat dibedakan berdasarkan sifat generatifnya, yaitu bunga dan buah, sehingga hanya bisa dibedakan setelah berbunga atau berbuah. Untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas program konservasi dan pemuliaan kedua jenis tersebut, diperlukan metode yang lebih tepat dan cepat untuk membedakannya. Metode tersebut adalah menggunakan penanda DNA dengan metode RAPD. Dua tahap seleksi dilakukan untuk mendapatkan penanda DNA tersebut. Pada seleksi tahap pertama dengan menggunakan 2-3 sampel per spesies, dari 180 RAPD primer hanya diperoleh 5 primer yang bias membedakan kedua spesies yaitu primer D-20, A-17, G-12, R-15 dan U-13. Pada seleksi tahap kedua dengan menambah jumlah sample, hanya primer U-13 basepair 700 saja yang dapat digunakan sebagai penanda DNA untuk membedakan kedua jenis Aquilaria tersebut.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain