KELIMPAHAN RELATIF JEJAK ANOA (Bubalus spp.)DI KAWASAN SUAKA MARGASATWA NANTU PROPINSI GORONTALO 1
ABSTRAK
Anoa (Bubalus spp.) adalah satwa endemik Sulawesi yang menjadi falgship species khususnya bagi wilayah Tenggara. Berbagai faktor menjadi penyebab semakin langkanya anoa di alam termasuk kerusakan habitat dan tingkat perburuan. Informasi yang berkaitan dengan kondisi habitatnya maupun populasinya di alam khususnya di wilayah Utara dan Barat masih sangat minim. Sebagai salah satu kawasan konservasi di propinsi Gorontalo, Suaka Margasatwa (SM.) Nantu memiliki arti yang cukup penting untuk mendukung keberadaan anoa. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghimpun data mengenai kelimpahan relatif anoa yang dihitung dengan menggunakan jumlah jejak (sample track count) pada kawasan SM. Nantu bagian Selatan. Dua blok digunakan untuk pengamatan yaitu blok Hatibi dan Adudu. Pengamatan jejak dilakukan pada panjang jalur 500 meter dengan lebar kanan kiri jalur adalah 10-20 meter. Sedangkan jarak antar jalur yang digunakan adalah 500 meter yang dilakukan untuk mengurangi bias terhadap jejak yang dihitung. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan statistik parametrik. Berdasarkan hasil uji beda t-test terhadap kedua blok pengamatan diketahui bahwa data jejak pengamatan tidak berbeda nyata karena nilai signifikansi yang diperoleh sebesar 0.918 lebih besar dari nilai ? = 0.01. Kondisi ini salah satunya dapat dipengaruhi oleh luasnya daerah jelajah (home range) di kawasan Nantu bagian Selatan.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain