Penyakit akar ganoderma sp. pada sengon di Jawa Barat dan Jawa Timur
Pohon sengon (Paraserianthes falcataria) saat ini banyak diusahakan oleh masyarakat Indonesia. Selain karena produktifitas kayunya per satuan waktu cukup tinggi, pemasarannya juga relatif mudah. Bagaimanapun juga tingkat keamanan pohon sengon di antara pertanaman perkebunan dan kehutanan lainnya perlu dikaji mengingat pohon sengon merupakan inang alternatif Ganoderma spp. Penelitian telah dilakukan guna mengetahui keberadaan dan keragaman Ganoderma spp. pada pohon sengon dan beberapa cara inokulasi pada bibit sengon di rumah kaca. Survey Ganoderma dilakukan di beberapa lokasi hutan rakyat dan perkebunan kakao di Jawa Barat dan Jawa Timur. Uji keragaman genetik berdasarkan teknik RAPD dilakukan di Balai Penelitian Bioteknologi Perkebunan Indonesia Bogor. Uji inokulasi dilakukan di Fakultas Kehutanan, Institut Pertanian Bogor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ganoderma lucidum ditemukan pada pohon sengon dan kakao, umumnya pada tunggul yang telah mati. Hasil uji keragaman genetik diperoleh kemiripan genetik yang cukup dekat antara G. lucidum asal sengon dan kakao. Hasil uji inokulasi pada bibit sengon menunjukkan bahwa G. lucidum hasil isolasi dari tanaman kakao dan sengon mampu menginfeksi kembali bibit sengon. Keberadaan sengon sebagai pohon pelindung untuk tanaman kakao perlu diwaspadai, karena siklus produksi sengon lebih cepat dibanding siklus produksi tanaman kakao yang dilindungi.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain