Pertumbuhan Manglid (Manglieta Glauca Bi) Pada Tiga Jarak Tanam Dan Tiga Jenis PupukDi Tasikmalaya, Jawa Barat = The Growth Of Manglieta glauca BI On Three Spacingand Three Kinds of Fertillizer at Kawalu Tasikmalaya, West Java
The objective of the research is to find out the respon of Manglitea glauca BI's growth because of two silvicultural treatments, i.e. planting space and fertilizing. The research was conducted in Gunung Putri Village, Kawalu Sub-District, Tasikmalaya District from November 2008 to April 2011. The split plot design with 3 main plots of planting space (2 m x 2 m, 2 m x 3 m, and 3 m x 3 m) and three kinds of fertilizing sub-plot (without fertilizer, 100 grams/plant of NPK, and 2 kg/plant of compos) were used. The research shows that planting space treatment gave the significant influence on Manglitea glauca until it reaches 28 months of growth. The 2 m x 2 m of planting space produce the best growth respon on height (3,078 m) and diameter (4,673 m) of plants. Fertilizing treatment did not give any sinificant influence on heigh and diameter growths of plants until reach 28 months. The interaction between 2 m x 2 m planting space and 2 kg/plant of compos fertilizing gave the best heigh (3,187 m) and diameter (4,696 cm) growth of plants. This data gave non significant result than others. This result produce several recomendation, i.e 2 m x 2 m planting space and more than 2 kg/plant compos fertilizing are required to support the beginning growth of plants.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui respon pertumbuhan tanaman manglid (Manglieta glauca BI) akibat perlakuan silvikultur jarak tanam dan pemupukan. Penelitian dilakukan di Desa Gunung Putri, Kecamatan Kawalu, Kabupaten Tasikmlaya dari bulan November 2008 s/d April 2011. Rancangan yang digunakan dalam penelitian adalah split-plot design dengan main plot 3 jarak tanam (2 m x 2 m; 2 m x 3 m dan 3 m x 3 m) dan sub plot 3 macam pemupukan (tanpa pupuk/kontrol; NPK 100 gram/tanaman dan pupuk kandang
2 kg/tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan jarak tanam berpengaruh nyata pada pertumbuhan tanaman manglid sampai umur 28 bulan. Perlakuan jarak tanam 2 m x 2 m memberikan respon pertumbuhan tinggi (3,078 m dan diameter (4,673 cm) terbaik dibanding perlakuan jarak tanam lainnya. Perlakuan pemupukan tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tinggi dan diameter tanaman manglid sampai umur 28 bulan. Interaksi jarak tanam 2 m x 2 m dengan pemupukan pupuk kandang 2 kg/tanaman menghasilkan pertumbuhan tinggi (3,187 m) dan diameter (4,969 cm) terbaik. Data ini tidak berbeda nyata dengan hasil interaksi lainnya. Rekomendasi dari penelitian ini adalah untuk mendorong pertumbuhan awal manglid sebaiknya digunakan jarak tanam 2 m x 2 m dengan pemberian pupuk kandang dengan dosis lebih dari
2 kg/tanaman.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain