Jenis Dan Stuktur Gulma Pada Tegakan Acacia Crassicarpa Di Lahan Gambut (Studi Kasus Pada Hphti Pt Arara Abadi, Riau)=Weed and it Structure at Acacia crassicarpa Plantation on Peatland (Case Study at Plantation Forest Concesion of Pt Arara Abadi, Riau)
Acacia crassicarpa plantation, as main raw material for pulp and paper industry in Indonesia, has many problems in its management. One of them is weed attack. At least there are 2 problems of weed in A. crassicarpa plantation, there are nutrition competition and as alternative host for many pest and diseases. The aim of this research was to evaluate many weeds species and its structure in A. crassicarpa plantation. Vegetation analysis was used as main method. 20 sample plots (2x1 m2) was taken from each location (1, 3, and 5 years of A. crassicarpa). The distance between each plot is 20 m. The results showed that there were many weeds attack in
A. crassicarpa
plantation. The fern group were
Nephrolepis bisserata,
Stenochlaena palustris, and
Dicranopteris linearis. The grasses and sedges group were Paspalum conjugatum, Scleria sumatrensis, and
Cyperus rotundus. The broad leaves group were
Clidemia hirta,
Mikania micrantha,
Melastoma
malabatrichum, Costus specious, Trema aspera, Asystasia sp., and Vitis japonica. The hard wood group were
seed of A. crassicarpa and Macaranga sp. Two dominant species that found in first year of A. crassicarpa
were
N. bisserata (IVI: 40,758) and S. sumatrensis (IVI: 23,619). At three years of A. crassicarpa, N. bisserata (IVI:
62,985) and S. palustris (IVI: 24,641) were found as two dominant species. But in fifth years of A. crassicarpa,
S. palustris (IVI: 124,053) became more dominant than N. bisserata (IVI: 25,648).
Acacia crassicarpa merupakan bahan baku utama dalam industri pulp dan kertas di Indonesia. Jenis ini memiliki beberapa masalah dalam pengelolaannya, salah satunya adalah adanya serangan oleh gulma. Jenis serangan oleh gulma dapat berupa kompetisi dengan tanaman pokok dan dapat menjadi inang alternatif bagi
beberapa hama dan penyakit. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui jenis gulma yang menyerang A.
crassicarpa pada lahan gambut dan mengetahui struktur vegetasi gulma pada tegakan A. crassicarpa. Metode yang digunakan adalah analisis vegetasi untuk tumbuhan tingkat semai (bawah). Plot pengamatan yang
digunakan adalah 2x1 m2 dan jarak antar plot adalah 20 m. Hasil menunjukkan terdapat beberapa jenis gulma
pada tegakan
A. crassicarpa
di lahan gambut, yaitu kelompok paku-pakuan (Nephrolepis bisserata,
Stenochlaena palustris, dan Dicranopteris linearis), kelompok rumput-rumputan (Paspalum conjugatum, Scleria sumatrensis, dan Cyperus rotundus), kelompok daun lebar (Clidemia hirta, Mikania micranta, Costus specious, Melastoma malabatrichum, Trema aspera, Asystasia sp., dan Vitis japonica), dan kelompok kayu keras (A. crassicarpa dan Macaranga sp.). Dua spesies yang dominan pada A. crassicarpa umur 1 tahun adalah Nephrolepis bisserata (INP: 40,758) and Scleria sumatrensis (INP: 23,619). Sedangkan pada A. crassicarpa umur 3 tahun spesies yang dominan adalah Nephrolepis bisserata (INP: 62,985) dan Stenochlaena palustris (INP: 24,641). Pada A. crassicarpa umur 5 tahun, jenis Stenochlaena palustris (INP: 124,053) menjadi lebih dominan dibandingkan Nephrolepis bisserata (INP: 25,648).
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain